Tuban (beritajatim.com) – Perolehan jatah kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 terancam berkurang. Demikian disampaikan oleh Ketua DPC PKB Tuban Miyadi.
Sebelumnya, kata Miyadi, pada Pileg 2019 lalu, PKB mampu memperoleh jumlah kursi terbanyak yakni 16 kursi. Namun pada 2024 PKB sangat kesulitan untuk mempertahankan jumlah kursi tersebut.
Ketua DPC PKB Tuban, Miyadi mengungkapkan bahwa targetnya bisa mempertahankan 10 – 12 kursi dari 16 kursi yang pernah diperoleh. Faktor utama yang mempengaruhi suara PKB yakni berdasarkan logistik.
“Kemampuan logistik terbatas, sehingga mempengaruhi suara PKB,” ucap Miyadi.
Jika dilihat melalui website kpu.go.id, posisi berbanding terbalik dengan Partai Golkar yang digadang-gadang mampu mengalahkan PKB yang selama ini sudah dua kali berturut-turut menjadi pemenang pileg.
Pemilu serentak 2024 kembali mengukuhkan diri sebagai agenda kolosal demokrasi yang menjadikannya pemilu serentak satu hari terbesar di dunia dengan kerumitan teknis yang begitu luar biasa. Pemungutan suara dilaksanakan di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, 83.771 kelurahan/desa, dan 128 kantor perwakilan Republik Indonesia. Terdapat 823.236 tempat pemungutan suara (TPS), dengan rincian 820.161 TPS dalam negeri dan 3.075 TPS luar negeri yang melayani total 204.807.222 orang dalam daftar pemilih tetap (DPT).. [ayu/but]






