Banyuwangi (beritajatim.com) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi menerima kedatangan impor beras dari Vietnam. Beras tersebut sejumlah 15 ribu Ton yang menjadi awal pengadaan impor beras perdana tahun ini.
Kepala Bulog Cabang Banyuwangi Harisun menyebut, kedatangan beras impor perdana itu telah berlangsung sepekan terakhir. Saat ini, beras tersebut telah melalui bongkar muat dari kapal di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi ke gudang Bulog di Ketapang.
“Tapi nantinya dari 15 ribu itu kita ada perintah untuk menyalurkan atau kita ngirim ke NTT sejumlah 13 ribu, sisanya 2 ribu untuk stoking Banyuwangi,” ungkap Harisun, Selasa (20/2/2024).
Harisun juga menjelaskan mekanisme penyaluran beras impor tersebut. Menurutnya, beras akan disimpan di gudang Bulog terlebih dahulu sebelum nantinya dikirim sesuai kapasitas dan kebutuhan.
“Penyalurannya nanti pengirimannya step by step tidak spontan kan gitu. Ya jadi nanti mungkin ada kapal yang 1000 yang kiri itu kita kirim sesuai dengan kondisi kapal yang rencana disiapkan kapasitas,” terangnya.
Tahun ini, kata Harisun, beras impor tersebut tidak hanya untuk kebutuhan warga di NTT. Melainkan juga dikirim untuk kebutuhan pangan di NTB.
“Tapi kami tetap mempunyai perintah untuk menyalurkan pengiriman ke NTB, selain yang tadi, saya sebutkan juga, NTB juga,” pungkasnya. (rin/ted)






