Mojokerto (beritajatim.com) – Muhammad Habibur Rochman, putra Pengasuh Ponpes (Ponpes) Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten, Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim berhasil meraup suara terbanyak dalam Pemilihan DPR RI Jatim VIII. Dengan raihan tersebut, santri yang berangkat dari Partai Nasdem ini berhasil melenggang mulus ke Senayan.
Dilansir melalui laman pemilu2024.kpu.go.id, hasil real count sementara untuk Pemilihan Legislatif DPR RI Dapil Jatim VIII per tanggal 20 Februari 2024 pukul 04.00 WIB, Gus Habib (panggilan akrab, red) berhasil meraih suara sebanyak 118.315 suara. Perolehan suara hasil real count sementara tersebut dari 85,30 persen jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Dapil Jatim VIII atau 11.655 TPS dari total 13.663 TPS.
Dihubungi beritajatim.com, Gus Habib bersyukur dengan perolehan suaranya di Dapil Jatim VIII yang meliputi Kabupaten/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk dan Kabupaten/Kota Madiun. Adik kandung Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra ini mengaku, mengetahui mendapatkan suara terbanyak sejak, Sabtu (17/2/2024) pekan lalu.
“Masing-masing DPD melakukan rekapitulasi untuk partai, sekitar dua hari yang lalu saya sudah bisa mendeteksi perolehan suara saya di Mojokerto sudah di atas 100 ribu. DPR RI melihat akumulasi suara partai juga, jadi kalau di rata-rata di Dapil VIII ini paling tidak suara caleg gabungan dan partai minimal setidak-tidaknya di atas 100 ribu – 110 ribu,” ungkapnya.
Empat dari sembilan bersaudara ini menjelaskan, pada Sabtu (17/2/2024) lalu, perolehan suara Partai Nasdem di Mojokerto sudah di angka 130 ribu. Angka tersebut merupakan akumulasi suara partai dan caleg. Suara dari suami Hanum Azzahra (28) ini, sudah ada di angka 101 ribu. Sementara Partai Nasdem sendiri menargetkan dua kursi di Dapil Jatim VIII.
“Kita berbagi wilayah dengan caleg-caleg yang lain khususnya yang ada di Nganjuk maupun di Madiun. Alhamdulilah (suara terbanyak). Satu tahun ini saya turun langsung sosialisasi ke masyarakat khususnya di Mojokerto. Di Mojokerto (Kabupaten Mojokerto) sendiri ada 304 desa, saya berkunjung langsung ke 304 desa bertemu masyarakat,” ujarnya.
Pria kelahiran Surabaya 31 tahun ini mengaku dibantu para relawan melakukan sosialisasi ke masyarakat hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kabupaten Mojokerto. Sementara untuk Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kota Madiun dan Kota Mojokerto, Gus Habib lebih memilih sosialisasi di tingkat kecamatan.
“Saya tidak terlalu menampilkan APK seperti di Jombang, Nganjuk, Madiun tidak banyak banner saya tapi saya lebih turun sosialisasi ke desa-desa khususnya di Kabupaten Mojokerto. Untuk menjadi modal utama saya sekaligus dengan tim relawan yang memang masif di tingkat RT dan desa, ada koordinator desa, koordinator RT di setiap RT dan koordinator kecamatan,” katanya.
Perolehan suaranya menjadi signifikan dan tinggi di Dapil Jatim VIII tak lain lantaran sosialisasi dan kampanye hingga lapisan masyarakat terbawah. Suara di Kabupaten Mojokerto menjadi bagian dari strateginya untuk meraup suara dalam Pemilu Serentak 2024, Rabu (14/2/2024) pekan lalu. Ini karena ia ingin memaksimalkan potensi yang ada di Mojokerto.
“Kebetulan saya domisilinya di Mojokerto sehingga saya memaksimalkan dulu di tempat saya tinggal. Di sini insfrastruktur untuk jaringan relawan hingga tinggal RT itu sudah ada jadi saya tidak beranjak dari Mojokerto, saya terus menggali potensi Mojokerto semaksimal mungkin sehingga ketika saya beranjak dari Mojokerto ke Jombang, Nganjuk, Madiun, saya pastikan Mojokerto sudah aman terkendali,” paparnya.
Gus Habib mengakui, elektabilitas Gus Barra (Wabup Mojokerto, red), tidak bisa dipungkiri di Mojokerto. Sehingga ia juga tak menampik nama besar Gus Barra dan ayahanda, KH Asep Saifuddin Chalim turut menyumbang perolehan suaranya. Namun menurutnya, ia lebih dulu terjun ke dunia politik dibanding sang kakak.
“Saya sudah terjun ke politik duluan, saya lebih awal ke politik karena memang saya suka dengan sosial dan lain-lain. Tapi modal utama saya (memperoleh suara terbanyak) karena satu tahun ini saya turun langsung, sosialisasi ke masyarakat khususnya di Mojokerto. Saya berkunjung langsung ke 304 desa bertemu masyarakat, jarang teman-teman di DPR RI melakukan ini,” tuturnya.
Dalam sosialisasinya ke masyarakat di bidang pendidikan, Gus Habib memiliki cita-cita agar mssyarakat di Dapil Jatim VIII bisa meraih pendidikan tinggi. Seperti dengan memanfaatkan Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Sebagai anggota dewan terpilih itu kan menunggu penepatan di komisi berapa agar bisa merealisasikan program-program. Mudah-mudahan nanti tidak jauh dari itu penugasannya (Komisi X bidang pendidikan, riset, olahraga dan kepariwisataan). Tentu saya mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI tentu bukan untuk kepentingan pribadi saya,” ucapnya.
Namun, lanjut bapak tiga anak ini, ia mencalonkan sebagai anggota DPR RI untuk kemaslahatan masyarakat khususnya masyarakat yang ada di Dapil Jatim VIII. Magister Manajemen (MM) ini mengaku ingin berkontribusi semaksimal mungkin dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya di Dapil Jatim VIII. [tin/ian]








3 Komentar
Selamat dan sukses kpd Gus Habib Pacet Mojokerto Jawa Timur Dapil 8
Para pemilih yg menggunakan hak suaranya di TPS 90 persen hadir semua
Selamat Gus habib,atas perolehan suara terbanyaknya…SMG amanah barokah …Aamiinn 🤲🤲🤲
Selamat atas kemenangan nya ya pak jare wong jowo ojolali matur suon nang seng kuoso ngeh pak