Ponorogo (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan Raya Ponorogo-Madiun, masuk Kelurahan Kadipaten Kecamatan Babadan Ponorogo. Sebuah mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi L 9105 BM ditemukan warga dalam keadaan terbalik di dekat rumah pompa air. Kecelakaan tunggal itu terjadi diduga sang sopir saat mengendarai kendaraannya kurang konsentrasi, sehingga tidak bisa mengendalikan dan mobil keluar jalan dan alami ringsek dan terbalik.
Mobil berwarna hitam yang dikendarai oleh Hafiz Slamet (25) itu, mengalami kerusakan ringsek di bagian depan dan belakang mobil. Beruntung tidak ada korban jiwa pada laka tunggal tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan, karena body mobil alami ringsek.
“Tadi ada warga yang mengasih tahu bahwa ada mobil terbalik di dekat gudang tempat saya bekerja. Saya mendekat, dan sopir bisa diajak komunikasi,” kata salah satu warga, Marjuki, Kamis (15/02/2024).
Menurut informasi yang dihimpun beritajatim.com, kronologi kecelakaan dimulai ketika minibus yang mengangkut bahan makanan melaju dari arah Madiun menuju Ponorogo. Saat melintas di Jalan Ponorogo-Madiun, Hafiz seperti melihat ada seseorang yang menyeberang. Dia pun langsung melakukan reflek banting stir ke kanan. Mobil itu pun langsung menabrak tumpukan batok kelapa, dan membuat mobil melompat dan menabrak pohon di dekat bangunan sumur irigasi warga tersebut.
“Mobil keluar jalur, dan menabrak tumpukan batok kelapa yang membuat mobil terpelentar sekitar 10 meter dari jalan,” katanya.
Meski mengalami kejadian yang menegangkan itu, beruntung, sopir Hafiz Slamet selamat tanpa mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumahnya. Kejadian ini kini ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo.
“Mungkin saat itu korban melaju dengan kecepatan tinggi. Di lokasi, sopir banting stir ke kanan dan menabrak tumpukan kelapa dan mobil pun seperti terbang sekitar 10 meter,” pungkasnya. [end/but]






