Surabaya (beritajatim.com) – Sampoerna Academy merayakan Lunar New Year 2024 dengan tema “The Descendant of The Dragon”. Hal ini sebagai bukti komitmennya dalam menumbuhkan apresiasi multi budaya dan mengembangkan pola pikir global di kalangan siswanya.
Academic Director Sampoerna Academy, Dr. Mustafa Guvercin, mengatakan bahwa pada perayaan Lunar New Year kali ini, Sampoerna Academy ingin memupuk apresiasi budaya dan memupuk pola pikir global di kalangan siswa dengan keterampilan dan perspektif yang diperlukan untuk dapat bersaing di era globalisasi.
“Dengan mengenalkan warisan budaya, kami ingin memberikan perspektif pandangan dunia yang lebih luas untuk membekali siswa kami dengan keterampilan dan perspektif yang diperlukan untuk dapat bersaing di era globalisasi,” ungkap Dr. Guvercin, Kamis (15/2/2024).
Perayaan ini sesuai dengan filosofi pengajaran Sampoerna Academy dengan para siswa untuk mengeksplorasi, berinovasi, dan berkomunikasi dengan pembelajaran STEAM.
Dia menyebut salah satu ciri mencolok dari globalisasi adalah dampak multibahasa dan fenomena multikulturalisme yang terkait.
“Untuk menjawab tantangan global terhadap peningkatan kualitas SDM ini, Sampoerna Academy menerapkan kurikulum dengan pembelajaran trilingual (Indonesia, Inggris, Mandarin) bagi setiap siswanya,” kata dia.
Psikolog Anak dan Remaja LivWell Clinic Medan Ita Novita br Purba menyatakan pentingnya pembentukan pola pikir global pada anak sejak dini. Menurut dia, lembentukan pola pikir manusia sejak usia dini selalu dimulai di lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan sekolah yang kemudian akan membentuk karakter anak di masyarakat.
“Peran sekolah sangat penting karena akan membantu dalam pembentukan pola pikir anak,” ujar dia.
Dia menambahkan, hal itu seperti penerapan kompetensi trilingual serta metode pembelajaran di Sampoerna Academy yang dapat menjadi salah satu senjata awal untuk berinteraksi dan mengenal banyak hal serta membuka pikiran terhadap budaya lain.
“Tentunya, keterampilan multi-bahasa yang baik akan sangat efektif dalam mengenali dan memahami budaya lain yang mendukung pengembangan pola pikir global pada anak,” jelas Ita.

Tema “The Descendant of the Dragon” pada Lunar New Year 2024 merupakan simbol yang memiliki makna yang mendalam. Dalam budaya Tiongkok, naga adalah simbol yang dihormati yang mewakili kekuatan dan keberuntungan.
Selain itu, naga kayu melambangkan kepemimpinan visioner, kemampuan beradaptasi, dan kemauan menghadapi tantangan dengan pola pikir global.
Dengan mengusung tema ini, Sampoerna Academy berupaya untuk menanamkan rasa bangga pada siswanya terhadap warisan budaya dan identitas mereka untuk dapat memiliki nilai-nilai yang ada pada simbol naga kayu yang juga merupakan shio pada tahun 2024 ini. [asg/but]






