Sampang (beritajatim.com) – Lokasi penembakan warga inisial M oleh para tersangka yang saat ini diamankan di Polda Jatim menjadi wilayah zona merah Pemilu 2024.
“Kecamatan Banyuates sendiri menjadi atensi karena dinilai paling rawan,” terang, Kompol Sujono, Kabag Ops Polres Sampang, Selasa (12/2/2024).
Sujono menjelaskan pola pengamanan yang akan diterapkan pada 2.726 TPS di Sampang, menyesuaikan situasi dan kondisi. Semisal untuk TPS rawan dijaga 1 polisi dan TPS sangat rawan dijaga 2 polisi.
Tidak hanya itu, Sujono juga mengulas sejarah Pemilu 2019 lalu bahwa di Sampang ada sejumlah kecamatan dengan tingkat kerawanan tinggi. Diantaranya di Kecamatan Tambelangan karena ada pembakaran Mapolsek. Kecamatan Banyuates terjadi gesekan antar pendukung Calon Legislatif (Caleg) hingga berujung adanya penembakan dan di Kecamatan Robatal ada oknum yang membawa kabur kotak suara.
Sekedar diketahui, Polres Sampang menerima 560 personel BKO dari Polda Jatim. Jumlah tersebut merupakan jumlah personel terbanyak jika dibandingkan dengan wilayah lainnya di Jawa Timur.
Tidak hanya itu 5 pleton Brimob dan 8 anjing K9 juga diterjunkan ke Sampang untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses pencoblosan Pilpres dan Pileg 2024. [sar/aje]






