Ponorogo (beritajatim.com) – Kegiatan pungut hitung pemilihan umum (Pemilu) 2024 akan digelar pada tanggal 14 Februari nanti. Polres Ponorogo pun sudah merumuskan rencana pola pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Bumi Reog.
Menurut informasi yang dihimpun beritajatim.com, ada dua pola pengamanan yang bakal diterapkan dalam pungut dan hitung Pemilu 2024 nanti di Kabupaten Ponorogo. Pola pertama yakni dengan 2 polisi, 12 linmas untuk pengamanan 6 TPS. Kemudian, untuk pola kedua, dengan 2 polisi, 24 linmas untuk pengamanan 12 TPS.
Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo, mengungkapkan bahwa pola 2 polisi, 12 linmas untuk 6 TPS tersebut, diperuntukkan untuk 48 TPS yang berada di wilayah terpencil. Sementara untuk TPS lainnya, menggunakan pola pengamanan 2 polisi, 24 linmas untuk 12 TPS.
“Pola pengamanan untuk 48 TPS yang masuk dalam remote area atau bisa dibilang terpencil dan jauh menggunakan pola 2 polisi, 12 linmas untuk 6 TPS. Sedangkan untuk TPS lainnya atau yang mudah dijangkau, menggunakan pola 2 polisi, 24 linmas untuk 12 TPS,” kata Anton, usai kegiatan apel pergeseran pasukan ke TPS di Mapolres Ponorogo, Senin (12/2/2024).
Mantan Kapolres Madiun itu menjelaskan bahwa penerapan pola-pola pengamanan itu, berdasarkan kerawanan dari masing-masing TPS. Untuk Kabupaten Ponorogo, sebanyak 2.000-an TPS tersebut tidak tergolong dalam TPS rawan. Sehingga diterapkan pola pengamanan seperti itu.
Dalam kesempatan apel pergeseran pasukan itu, Anton menekankan kepada anggota yang melakukan pam TPS untuk mengetahui tugas yang diperbolehkan dan apa saja yang tidak diperbolehkan saat melakukan pengamanan. Anggota pengamanan yang bertugas harus tanggap terkait yang terjadi di TPS.
“Kita tekankan kepada anggota yang melakukan pam TPS, untuk mengetahui tugasnya dan apa yang dilarang selama melakukan pengamanan,” pungkasnya.
Untuk diketahui ada 684 personel dari Polres Ponorogo yang mengikuti apel pergeseran pasukan ke TPS. Rencananya, mereka akan mengamankan 2.894 TPS Pemilu 2024 di Kabupaten Ponorogo. Ratusan personel polisi tersebut akan mulai melakukan pengamanan mulai tanggal 13 hingga 15 Februari 2024 atau selama 3 hari. [end/beq]






