Bangkalan (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 10,5 miliar. Anggaran untuk revitalisasi dua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman mengatakan, proses lelang harus segera dilakukan termasuk semua dokumen harus disiapkan.
“Segera proses agar pengerjaannya tidak terburu-buru, sehingga hasilnya maksimal,” terangnya, Minggu (11/2/2024).
Sementara itu, Kepala Dinkes Nur Hotibah mengatakan, pengajuan lelang perencanaan, pengawasan, dan pembangunan fisiknya akan dilakukan April 2024 mendatang.
“Kalau untuk pengerjaan konstruksi bangunan akan dimulai Juni jadi masih sangat cukup waktunya untuk mengerjakan,” tuturnya.
Ia mengatakan, anggaran Rp 10,5 miliar itu untuk revitalisasi Puskesmas Sukolilo Rp 7,5 miliar dan pembangunan Puskesmas Bangkalan Rp 3 miliar.
Ia juga mengatakan, rencananya untuk pembangunan Puskesmas Bangkalan akan dibangun di Kelurahan Bancaran. Lokasi itu dipilih karena lebih luas. Sebab, lokasi di Puskesmas Bangkalan saat ini kurang strategis dan sempit.
“Memang lokasi Puskesmas yang sekarang sempit jadi rencana akan dibangun di Bancaran,” sambungnya.
Selain itu, untuk pembangunan gedung baru Puskesmas Bangkalan nantinya tidak akan disediakan ruang rawat inap. Sebab, lokasi cukup dekat dengan RSUD Syamrabu.
“Jika proses evitalisasi Puskesmas Sukolilo sudah berjalan maka pelayanan akan dipindahkan sementara di rest area kawasan kaki Jembatan Suramadu sisi Madura,” pungkasnya. [sar/but]






