Bojonegoro (beritajatim.com) – Pembuang bayi yang ditemukan di Sungai Apur turut Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro masih diburu. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan tersangkut di aliran sungai pada Selasa (6/2/2024).
“Kasus penemuan bayi itu kini masih dalam proses penyelidikan. Kami masih memburu pelaku,” ujar Kapolsek Dander Polres Bojonegoro AKP Jadmiko, Sabtu (10/2/2024).
Sementara diketahui, kali pertama bayi perempuan itu ditemukan tersangkut di aliran Sungai Apur turut Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Bayi yang sudah tidak bernyawa itu ditemukan saat para santri sedang melakukan bersih-bersih sungai.
Saat itu, para santri di pondok pesantren An Nuroniah yang ada di Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander sedang membersihkan sungai yang ada di samping pondok pesantren. Kemudian, salah satu santri saat hendak membetulkan paralon yang melintang sungai mengetahui ada bayi yang tersangkut.
Saksi yang pertama kali mengetahui sosok bayi tersebut yakni M Abdul Mu’id (16) asal Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, sekitar pukul 12.00 WIB. “Saksi saat itu sedang membetulkan paralon yang melintang di sungai,” ujar Kapolsek Dander Polres Bojonegoro, AKP Jadmiko, Selasa (6/2/2024).
Bayi tersebut kemudian langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. “Hasil pemeriksaan tim medis korban berjenis kelamin perempuan, dengan panjang 39 cm dengan berat badan 701 gram,” pungkas Jadmiko. [lus/kun]






