Sampang (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem yang mulai melanda wilayah Kabupaten Sampang, mengakibatkan tanah longsor dan satu rumah terkena sambaran petir.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Candra Romadhani Amin membenarkan telah terjadi bencana tanah longsor dan satu rumah tersambar petir.
“Untuk tanah longsor terjadi di jalan Semeru sedangkan petir di jalan Pemuda, semua di wilayah Kelurahan Rongtengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang,” ujar Candra, Kamis (8/2/2024).
Ia menambahkan, untuk longsor yakni pagar tebing sepanjang 10 meter dengan tinggi 80 Cm, milik Pak Teguh. Beruntung saat kejadian dua musibah longsor dan petir tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Pasca kejadian tersebut, Candra mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan siaga saat hujan disertai petir melanda, dan segera melaporkan kepada petugas jika mendegar atau melihat adanya potensi yang menyebabkan bencana.
“Harapanya kepada warga untuk selalu siaga jika terjadi hujan deras apalagi disertai petir dan angin kencang, serta segera melaporkan kepada petugas jika ditemukan adanya potensi bencana,” sambungnya.
Terpisah menurut Suradi, warga Kelurahan Rongtengah mengaku ketakutan saat hujan deras disertai angin kencang. Sebab, suara petir yang keras dan hempasan angin sangat mengkhawatirkan jika rumahnya roboh.
“Kalau pas hujan deras dan petir kami sekeluarga khawatir ada korban apalagi sampai rumahku roboh,” pungkasnya.[sar/aje]






