Kediri (beritajatim.com) – Persedikab Kediri harus menyerah dari tuan rumah Persibo Bojonegoro di babak final Kompetisi Liga 3 Jatim. Dengan demikian, tim Bledug Kelud gagal membawa pulang piala ke Bumi Panjalu.
Pertandingan babak final berlangsung di Stadion Letjend H Soedirman Kabupaten Bojonegoro. Laga berakhir dengan kemenangan tuan rumah dengan skor 2-0.
Dua gol itu Laskar Angling Darmo dicetak oleh Diego Banowo menit 32 lewat tendangan penalti dan gol bunuh diri dari pemain Persedikab Kediri.
Tuan rumah tampil menekan sejak menit awal. Beberapa peluang pun mengancam gawang Persedikab yang dijaga oleh Aldino Fanani.
Petaka bagi Persedikab terjadi saat pemainnya melakukan pelanggaran keras yang berujung pada hukuman penalti pada menit 32. Diego Banowo sukses menjalankan tugasnya. Skor 1-0 untuk Laskar Angling Darma bertahan hingga turun minim..
Pada babak kedua, kedua tim tersebut sebenarnya sama-sama saling menyerang untuk mencetak gol. Tetapi, Persibo menguasai jalannya pertandingan.
Sayangnya, menit 86 pemain belakang Persedikab harus melakukan bunuh diri setelah memberikan umpan yang tidak bisa dijangkau oleh penjaga gawang Aldino Fanani.
Hal itu membuat skuat asuhan Iwan Setiawan unggul 2-0 hingga skor tidak berubah sampai wasit meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan Final Liga 3 Jatim.
Atas kemenangan tersebut, Persibo Bojonegoro keluar sebagai Juara Liga 3 Jatim musim 2024-2023. Sedangkan, Persedikab Kediri sebagai runner up atau juara kedua.
Pelatih Kepala Persedikab Kediri, Muslim Habibi tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya, meski gagal membawa pulang piala.
“Memang seharusnya kita mendapatkan gol di final tadi, tapi sekali lagi saya apresiasi kerja keras semua pemain,” jelas Pelatih Kepala Persedikab Kediri, Muslim Habibi.
Habibi mengaku, tidak mudah bermain melawan tuan rumah yang didukung langsung oleh ribuan penonton ataupun supporternya. Apalagi, skuatnya mendapatkan tekanan dari supporter ketika sedang tampil menyerang dan memberikan ancaman dengan peluang ke gawang Persibo.
“Inilah sepakbola bagaimana pemain kita pada pertandingan tadi sedikit terkejut banyaknya supporter di tribun,” bebernya.
Pelatih berusia 29 tahun ini bersyukur atas hasil final tersebut sekaligus keluar sebagai runner up kompetisi Liga 3 Jatim. Dia menilai pemainnya banyak yang berusia muda dari pada skuat Persibo sehingga ketika mereka mendapatkan peluang, maka akan sedikit terpengaruh situasi animo supporter yang hadir.
Selain itu, Habibi masih memiliki catatan-catatan hasil pertandingan tersebut dan akan dijadikan evaluasi sebagai persiapan babak nasional Liga 3.
“Kita kembali ke Kediri usai laga final ini dan mengistirahatkan pemain beberapa hari. Nanti akan latihan kembali untuk persiapan putaran nasional,” ungkap Pelatih Kepala Persedikab Kediri. [nm/ted].






