Sidoarjo (beritajatim.com) – Sejumlah desa di kawasan Sidoarjo Barat, wilayah Kecamatan Prambon dan Krian dilanda hujan deras beserta angin kencang, Minggu (4/2/2024). Pepohonan yang ada roboh dan sejumlah rumah warga atapnya mengalami kerusakan karena terkena hempasan angin.
Seperti di Desa Kedung Wonokerto Kec. Prambon, banyak rumah warga yang atapnya runtuh tersapu angin. Bahkan, satu warga tewas setelah tertimpa puing bangunan, dan dua korban masih dalam perawatan intensif.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Dwijo membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya mengaku masih melakukan assessment di beberapa lokasi bencana itu. “Teman-teman masih melakukan assessment di lokasi kejadian,” kata Dwijo.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Prambon dr. Dina Manik membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan pasca kejadian angin kencang. “Petugas kami langsung turun kelapangan untuk mengecek,” katanya.
Diketahui korban berasal dari Desa Kedung Wonokerto dan berjumlah tiga orang. “Satu orang meninggal, dua lainnya hingga kini masih dalam perawatan,” tuturnya.
Warga Kedungwonokerto yang meninggal dunia yaitu Siti Nur Kholilah (54) yang diduga meninggal akibat tertimpa reruntuhan. Sementara itu dua lainnya mengalami luka berat yaitu Misna (70) mengalami patah tulang tangan dan Devina (19) kepalanya luka akibat terkena reruntuhan atap rumah .
Untuk Misna langsung dirujuk ke RSI H. M. Marwadi. Sedangkan Devina saat ini mendapatkan perawatan di UGD Puskemas Prambon. “Sementara masih ini untuk info korban,” imbuhnya. [isa/but]






