Ngawi (beritajatim.com) – Bus Trans Jaya yang mengangkut 31 orang anggota Satgas Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) asal Surabaya terguling di Jalan Tol Ngawi-Solo KM 554 A masuk Desa Pengkol Kecamatan Mantingan Ngawi, Jawa Timur, Minggu (4/2/2024) pukul 07.00 WIB. Rombongan tersebut usai menghadiri Kampanye Akbar di Gelora Bung Karno Jakarta.
Akibatnya, tiga orang dikabarkan tewas dalam kejadian itu. Dua orang meninggal di lokasi kejadian, dan satu lagi meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi.
Wakapolres Ngawi Kompol Achmad Robial mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan penyelidikan. Achmad mengonfirmasi, ada tiga orang korban meninggal. Sementara, 22 orang dirawat di RS Widodo Ngawi, empat orang lainnya dirawat di RS Sragen namun sudah dibawa pulang karena luka ringan.
“Untuk barang bukti yakni bus sudah kami amankan dan kami evakuasi. Sementara, kami masih akan memintai keterangan kernet bus yang saat ini masih dalam perawatan. Untuk korban meninggal yakni penumpang yang merupakan satgas Hanura dan sopir bus,” kata Chmad sata ditemui di RS Widodo Ngawi.
Diduga, kejadian itu imbas kelalaian sang sopir. Pun, sebelum kejadian bus melaju zigzag untuk menghindari tabrakan dengan sebuah truk yang ada di depannya. Hingga akhirnya, bus rombongan asal Surabaya itu terguling dan melintang di jalan tol.
“Kami belum bisa pastikan penyebabnya, karena korban masih dalam perawatan belum bisa kami mintai keterangan lebih lanjut,” kata Achmad.
Sebelumnya diberitakan, Bus yang mengangkut rombongan kader partai politik terguling di Tol Ngawi-Solo masuk Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (4/2/2024) pukul 07.30 WIB.
Bus tersebut mengalami kecelakaan tunggal. Kejadian berawal saat bus berjalan dari arah Jakarta menuju ke arah Ngawi. Sesampainya di KM 554 A, bus oleng hingga terguling. Diketahui, bus tersebut mengangkut rombongan kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
Ada korban tewas dan luka berat dalam kecelakaan tersebut. Namun, belum diketahui pasti jumlah dan identitas korban tersebut lantaran masih dalam pemeriksaan tim medis.
Sebagian korban luka kini menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi. Pihak Satlantas Polres Ngawi masih menangani kejadian kecelakaan tersebut. [fiq/suf]






