Magetan (beritajatim.com) – Tim Hukum TPC Ganjar Mahfud Magetan masih mengumpulkan bukti-bukti perusakan alat peraga kampanye (APK). Selain perusakan banner bergambar Ganjar Pranowo di Jalan Raya Plaosan-Poncol, rupanya perusakan juga terjadi di lokasi lainnya.
Agus Pujiono Tim Hukum TPC Ganjar Mahfud Magetan mengatakan, banyak laporan dari relawan yang tersebar di 18 kecamatan di Magetan. Laporan perusakan APK tersebut terjadi secara masif. Karenanya, pihaknya segera mengumpulkan semua laporan dari relawan dan membawa laporan itu ke Polres Magetan.
‘’Memang untuk yang terjadi di Desa Bulugunung Kecamatan Plaosan Magetan itu sudah dicek langsung oleh Bawaslu dan pihak kepolisian. Namun, kami sifatnya belum resmi lapor. Kami masih mengumpulkan laporan dari relawan di kecamatan lain, karena perusakan ini terjadi secara masif,’’ terang Agus pada beritajatim.com, Sabtu (03/02/2024).
Karenanya, pihaknya masih perlu waktu untuk melakukan inventarisasi sekaligus bukti yang mengarah rusaknya baliho imbas kesengajaan. Pun, saat ini APK yang tersebar di seluruh Magetan ada ribuan.
‘’Tentu setelah semua laporan ini kami jadikan satu, segera kami buat laporan tertulis pada pihak kepolisian. Hal ini harus diusut tuntas oleh aparat,’’ pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, banner yang dibentangkan di pinggir jalan bergambar Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo dirusak. Banner yang dipasang di Jalan Raya Plaosan Poncol masuk Desa Bulugunung Plaosan Magetan itu dicorat coret dengan berbagai tulisan tak senonoh. Bahkan, foto anjar juga dicoret.
Tim Hukum TPC Ganjar Mahfud Magetan Agus Pujiono mengaku sudah mengetahui perusakan tersebut. Pihaknya segera melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian.
‘’Kami segera ambil langkah hukum. Tentu hal seperti ini sangat disayangkan di negara kita yang sangat demokratis ini,’’ katanya.
Ketua Bawaslu Magetan, Muhammad Kilat Adi Nugroho saat dikonfirmasi terkait ini mengaku belum menerima aduan maupun laporan pengrusakan APK tersebut.
“Belum, kami belum menerima laporan tersebut. Tetapi kita akan lakukan penelusuran, baik ada aduan atau tidak kita akan lakukan penelusuran,” Kilat memungkasi.
Hingga petang ini gambar capres Ganjar yang dirusak tersebut masih terpasang di lokasi. Belum ada tindakan penurunan atau pengamanan dari lokasi. [fiq/ian]






