Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bernama Robiatul Adawiyah (24) warga Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, mengaku jadi korban penjambretan.
Saat ditanya korban mengatakan, kejadian bermula saat ia berangkat dari rumah menuju kampus. Setibanya di lampu merah pertigaan Telang, ia mengeluarkan ponselnya untuk menelpon temannya.
Belum sempat menelepon, korban lalu menaruh ponselnya di kantong motor karena ia hendak melewati tikungan. Namun, beberapa menit kemudian pelaku memepet korban dari sisi kiri dan mengambil ponselnya di kantong motor. “Dua pelaku langsung mepet motor dan tangan pelaku yang dibonceng mengambil ponsel saya,” terangnya, Kamis (1/2/2024).
Ia masih mengingat baju dua pelaku. Sebab, baju tersebut menyerupai seragam siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yakni kemeja putih dan celana abu-abu mirip yang dipakai siswa. “Bajunya putih abu-abu. Saya sempat berusaha mengejar namun kalah cepat,” sambungnya.
Akibat penjambretan tersebut korban lalu melaporkan kejadian itu ke polisi. “Saya laporkan ke polisi beserta bukti rekaman CCTV, semoga cepat terungkap dan tertangkap pelakunya,” pungkasnya.[sar/kun]






