Surabaya (beritajatim.com)– Anak merupakan aset terpenting bagi bangsa Indonesia. Keberlanjutan bangsa Indonesia ditentukan oleh kualitas hidup anak karena di tangan merekalah nantinya negara ini akan berada. Oleh karena itu pendidikan dan pengasuhan anak merupakan yang sangat penting.
Hari Gizi Anak Nasional diperingati tiap 25 Januari menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dan anak sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak dikehidupan selanjutnya.
Selain kecukupan kebutuhan gizi, musik dan lagu adalah hal yang mendukung pertumbuhan anak utamanya dari sisi psikis dengan maksimal.
Panitia Peringatan Hari Anak Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia Jatim , Fitroh dalam siaran pers menuturkan saat ini lagu anak – anak dapat dikatakan hampir punah. Anak – anak di zaman sekarang terbiasa mendengar dan menyanyikan lagu – lagu untuk orang dewasa atau lagu – lagu yang bersifat umum.
Menyanyi dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak oleh karena itu peran orang tua, guru dan pemerintah sangat diperlukan untuk membangkitkan kembali lagu anak – anak. Dengan lagu anak – anak tersebut bisa dimasukkan hal – hal yang berguna untuk perkembangan anak misalnya: makna yang bergizi didalam lagu.
Fitroh menuturkan pengenalan lagu anak – anak biasanya dimulai sejak tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Tentunya para guru PAUD, TK dan TK diharapkan untuk menguasai lagu -lagu anak dengan baik. Menguasai yang dimaksud adalah mengerti nada, ketukan, tempo, serta lirik atau syairnya dengan baik. Beberapa lagu yang mempunyai lirik tentang gizi anak dimana diharapkan dapat dimanfaatkan unntuk mensosialisai gizi untuk tumbuh kembang anak.
Sementara ini, ibu merupakan hal terpenting untuk mewujudkan masa depan anak yang berkualitas. Seperti kita ketahui bahwa angka kematian ibu dan bayi di Indonesia cukup tinggi.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat bahwa angka kematian ibu pada tahun 2022 berkisar 183 per 1000 kelahiran
Dalam acara digelar beberapa kegiatan seperti Playdate oleh group BaLiTa berupa menyanyi lagu anak balita dan mengenalkan tentang makan makanan bergizi pada anak balita tersebut, pembicara langsung Kak Chitra dan Tim BaLiTa
Kegiatan lain seperti talkshow, menciptakan lirik lagu. Dengan moderator Kak Almira Damayanti (Pelatih Kelas Vokal Balai Pemuda), selanjutnya paduan suara, lomba menyanyi dari Sekolah Alam Avesiena Malang serta tari Balet oleh Nadya dari Potats Jaw Timur. [***]






