Magetan (beritajatim.com) – Sebuah truk muat 7 ton besi terguling di Jalan Raya Magetan – Parang atau tepatnya tikungan Seblatok masuk Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Jawa Timur, Rabu (30/01/2024) pagi.
Truk bernopol L 9238 BQ yang dikemudikan oleh Suwarno (46) warga Pagesangan Jabangan Kota Surabaya tersebut hendak mengirim bahan material bangunan berupa kawat besi dari Surabaya ke toko sebuah bangunan di Kecamatan Parang.
“Namun pada saat melintas di turunan dan menikung terlalu ke kiri sehingga ban keluar dari aspal. Karena muatan berat lalu amblas dan terguling ke kiri sampai terbalik terjun ke persawahan,” kata Warijo warga setempat.
“Di sini sering terjadi kecelakaan, mayoritas kendaraan luar daerah celaka di sini. Karena tidak hapal jalan sehingga terbalik, turunan tajam dan menikung ambil haluan terlalu ke kiri sehingga kehabisan jalan,” lanjutnya.
Suwarno pengemudi truk mengaku sudah lama tidak lewat jalan tersebut. Sehingga dia kurang mengantisipasi saat melintas pada jalan tersebut hingga akhirnya terguling dan celaka.
“Pernah lewat sini tapi sudah lama, lupa pas turunan ada tikungan tajam di bawah. Terlalu ambil kiri sehingga pas di bawah habis ban turun dari aspal dan amblas terguling mengenai gadril pembatas. Alhamdulillah saya tidak apa apa,” katanya.
Kecelakaan lalulintas tunggal tersebut saat ini tengah ditangani unit Gakkum Satlantas Polres Magetan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian masih dalam penghitungan. Sementara, kendaraan tersebut kini masih dalam upaya evakuasi pihak kepolisian.
Petugas mengimbau kepada para pengendara, terutama yang dari luar daerah, agar berhati-hati saat melintas di tikungan Seblatok. Jalan tersebut memiliki turunan tajam dan tikungan yang cukup curam. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan antisipasi kondisi jalan dengan baik. [fiq/but]






