Bojonegoro (beritajatim.com) – Sungai Kerjo di Dusun Poluju Desa/Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro meluap. Akibat luapan air sungai tersebut merendam puluhan hektar lahan padi, jalan poros kecamatan, serta pemukiman.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kepohbaru dan Baureno sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (30/1/2024). Kondisi genangan yang ada di pekarangan maupun rumah warga kini sudah mulai surut.
Banjir luapan itu menggenangi poros jalan PUK Baureno – Kepohbaru turut Dusun Poluju Desa/Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro sepanjang kurang lebih 100 meter dengan ketinggian rata-rata antara 10 centimeter.
“Meski jalan tergenang, arus lalulintas dari arah Baureno ke Kepohbaru maupun sebaliknya masih berjalan lancar,” ujar Kapolsek Baureno Polres Bojonegoro Ipda Suiswanto.
Selain menggenangi ruas jalan, banjir luapan juga berdampak pada lahan pertanian. Sekurangnya ada 10 hektare lahan padi yang baru berusia 15 hari tergenang. Air juga menggenangi pekarangan maupun rumah warga.
“Rumah warga tergenang ada dua, milik Ibu Patmi 65 tahun, dan rumah bapak Islawan 54 tahun keduanya warga RT 17 RW 06 Dusun Poluju Desa/Kecamatan Baureno setinggi mata kaki atau 10 centimeter,” terangnya.
Sementara pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro juga telah melakukan assessment terhadap bencana banjir luapan Sungai Kerjo tersebut. Warga yang terdampak juga diberikan bingkisan santunan. [lus/suf]






