Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dan Gandrung Sewu tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Keduanya, manggung karena berhasil menembus kalender event nasional, Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Kemenparekraf yang kembali mempercayai event Banyuwangi. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi Banyuwangi untuk terus berkreasi menyuguhkan event pariwisata yang berkualitas dan berkelas,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Sebelumnya, Banyuwangi juga menyumbangkan dua eventnya di KEN sejak 2022 lalu. KEN merupakan program strategis Kemenparekraf dalam mendukung dan mengembangkan event-event daerah bertaraf nasional.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan secara virtual KEN 2024 dari Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Saat itu, Banyuwangi menampilkan mini show Gandrung Sewu dan dua kostum BEC bertema Gandrung dan Barong. Tema ini merupakan representasi budaya lokal Banyuwangi yang telah mengakar kuat.
“Semoga ini mampu meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Banyuwangi. Ujungnya berdampak pada peningkatan perekonomian daerah,” kata Bupati Ipuk.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M.Y Bramuda menambahkan, BEC dan Gandrung Sewu masuk KEN 2024 telah melalui proses kurasi selama tiga bulan. Yakni sejak Oktober-Desember 2023.
“Dari total 252 event usulan Dinas Pariwisata Provinsi se-Indonesia, mengerucut tinggal 110 event,” ujar Bramuda.
Proses ini, kata Bramuda, melibatkan tim kurator yang terdiri dari lima bidang. Di antaranya Bidang Ide dan Inovasi, Bidang Pemasaran dan Strategi Komunikasi, Bidang Manajemen Kegiatan, Bidang Manajemen Keuangan, dan Bidang Analisis Dampak.
“Banyuwangi konsisten menempatkan dua event kerennya dalam agenda KEN,” kata Bramuda. (rin/ted)






