Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak 8 buah besi penyangga dinding sarana olah raga panjat tebing milik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bangkalan dicuri. Akibatnya, sarana tersebut tidak bisa digunakan karena membahayakan para atlet yang sedang latihan.
Ketua FPTI Cabang Bangkalan, Erick Rahmad Anshori mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya pencurian besi itu sepekan lalu. Ia mengaku, semula besi penyangga itu hanya hilang dua buah.
“Awalnya dua buah lalu beberapa hari kemudian saat saya ke sini ternyata hilang lagi. Totalnya ada 8 buah,” terangnya, Selasa (30/1/2024).
Ia menegaskan, akibat pencurian besi itu pihaknya akan segera melakukan perbaikan. Sebab, besi penyangga yang berada di bagian belakang papan panjat itu harus lengkap karena sangat membahayakan.
“Dalam waktu dekat kami perbaiki karena memang ini rutin digunakan untuk latihan,” imbuhnya.
Erick mengaku untuk mengantisipasi adanya pencurian besi lagi, pihaknya akan melakukan peninjauan ke lokasi.
“Kita latihan tiap hari kecuali Senin dan Jumat. Selain itu nanti akan ada pengawasan dari anggota Cabor supaya besi penyangga tidak hilang lagi,” pungkasnya. [sar/beq]






