Ngawi (beritajatim.com) – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memutasi puluhan pejabat pada Jumat (26/1/2024). Pelantikan pejabat administrator dan pengawas, kepala sekolah, dan kepala puskesmas itu dilaksanakan di Pendapa Wedya Graha.
Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Ngawi Nomor 800.1.3/183/404.403/2024 tentang pengangkatan dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkup Pemkab Ngawi, ada 69 pejabat administrator dan pengawas yang dimutasi.
Beberapa nama di antaranya adalah Hari Purnomo yang sebelumnya menjabat Sekdin Lingkungan Hidup, kini menjabat sebagai Sekdin Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja. Kemudian, Hari bertukar posisi dengan Yoga Yusianto.
Ada pula yang mendapatkan promosi yakni Hangga Agung Otto Fandian yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, kini menjabat Sekdin Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Kemudian, Totok Sugiharto yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penanaman Modal di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kini menjabat sebagai Sekretaris dinas tersebut.
Untuk kepala sekolah, ada 10 orang yang dimutasi sesuai SK BUpati Ngawi Nomor 800.1.3/184/404.403/2024 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Ngawi. Selanjutnya, untuk mutasi Kepala Puskesmas ada satu orang saja, sesuai dengan SK Bupati Ngawi nomor 800.1.3/186/404.403/2024 tentang Pemberian Tugas Tambahan sebagai Kepala Puskesmas di Lingkup Dinas Kesehatan Ngawi.
“Kalau promosi dan rotasi kan biasa, untuk refreshing ada yang sifatnya evaluasi atau memang sudah waktunya naik. Nanti awal April 2024 juga mungkin bisa jadi ada lagi. Karena Pilkada kan kalau tidak September ya November tahun ini. Maka kewenangan Bupati untuk melakukan perombakan jabatan kan enam bulan sebelum dan enam bulan sesudah. Jadi, genap setahun ga ada perombakan. Jadi. saya minta Baperjakat untuk segera melapor bagai yang purna, atau kosong agar segera ada pergeseran,” kata Ony usai melantik para pejabat.
Ony mengatakan, belakangan sudah minim sekali laporan terkait perilaku ASN yang dianggap tercela. Dia pun mengapresiasi para ASN yang sudah menjaga nama baik. Pun,mantan Wakil Bupati Ngawi itu meminta agar para ASN senantiasa menjaga perilaku.
“Tentu masyarakat harus tahu prestasi ASN, namun bukan untuk disombongkan, namun supaya jadi pengingat juga bagi ASN agar selalu menjaga integritas. Jangan sampai yang sudah bagus ini rusak karena ulah salah satu oknum,” pungkas Ony. [fiq/beq]






