Ngawi (beritajatim.com) – Petugas gabungan TNI dan Polri melaksanakan patroli intensif di wilayah Kecamatan Sine, Ngawi Sabtu (20/1/1024) malam. Patroli itu dilakukan pasca pecahnya bentrokan antar perguruan silat. Pun, petugas berupaya mencegah bentrokan susulan yang dikhawatirkan bisa terulang.
Petugas melakukan patroli di sejumlah titik strategis yakni Jln Raya Sine -Winong (Jembatan kali sawur perbatasan Jatim – Jateng), perbatasan Sine-Ngrambe, dan pemukiman Ds.Kuniran-Tulakan. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gesekan, serta memberikan himbauan kepada pemuda untuk terprovokasi dengan berita hoax.
“Patroli malam ini, adalah langkah preventif untuk mencegah terjadinya kerusuhan atau benturan antar kelompok. Kami bekerja sama dengan TNI untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga,” terang Kapolres Ngawi, AKBP Argowiyono.
“Patroli ini kita mengerahkan 21 personil dari Polsek Sine, Polsek Jogorogo, Polsek Kendal, Polsek Ngrambe. Kita juga dibantu oleh personil dari Koramil Sine, Satgas dari Perguruan Silat,’’ tambah mantan Kapolres Blitar Kota itu.
Hingga dini hari, patroli gabungan tersebut berjalan dengan lancar dan tanpa adanya kejadian menonjol. “Kami selalu menjaga situasi keamanan pasca terjadi perselisihan antar perguruan. Patroli akan terus ditingkatkan agar tidak terulang kembali,” pungkasnya. [fiq/aje]






