Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meresmikan Rumah Sakit (RS) Mata pertama di Lamongan, Rabu (17/1/2024). RS ini didirikan oleh Klinik Mata Utama (KMU). Pihaknya menilai RS ini telah meningkatkan derajat kesehatan di kota soto.
“Kami berterimakasih karena dengan kehadiran RS Mata KMU memberikan khasanah bagi masyarakat Lamongan untuk terus meningkatkan derajat kesehatannya, khususnya kesehatan mata,” kata Bupati Yuhronur.
Orang nomor satu di Lamongan ini mengatakan bahwa kehadiran RS mata sangat penting, mengingat saat tingginya penggunaan gadget yang berdampak pada masalah kesehatan mata. Usai meresmikan RS Mata KMU Lamongan secara simbolis dengan menandatangani prasasti, Bupati Yuhronur bergegas meninjau pelayanan pemeriksaan kesehatan mata di RS Mata KMU Lamongan.
Yuhronur didampingi Founder RS Mata KMU dr. Uyik Unari, Wakil Bupati KH. Abdul Rouf, Direktur RS Mata KMU dr. Taufik Hidayat, serta Direktur Utama Eyelink Group Muhammad Rusli. “Atas nama Pemkab Lamongan saya mengucapkan selamat dan sukses atas dibukanya RS Mata KMU,” ucapnya.
Sementara itu, masyarakat Lamongan yang telah mengikuti kegiatan bakti sosial dan mendapat bantuan operasi katarak gratis dari KMU mengaku senang. Mereka bersyukur bisa berobat secara gratis atas adanya program yang digelar RS Mata KMU.
Salah satu masyarakat tersebut adalah Muchib (65), pasien asal Kecamatan Maduran, Lamongan. Dirinya mengaku telah mengidap katarak dalam waktu yang lama. “Alhamdulillah, setelah operasi sekaranf penglihatan saya kembali jelas. Dulu sebelum operasi semua terlihat buram. Sekarang sekalipun jarak 2 meter, penglihatan saya masih jelas,” ungkap Muchib. “Terima kasih banyak RS Mata KMU, semoga ini menjadi ladang pahala bagi siapapun yang terlibat dalam program ini,” tambahnya.
Sebagai informasi, selain peresmian RS Mata KMU, pada momen ini juga diresmikan program Desa Gemas
(Gerakan Mata Sehat). Program ini dibentuk sebagai upaya edukasi pada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan mata dan mencegah munculnya keluhan.
Program Desa Gemas meliputi skrining mata gratis sebagai langkah deteksi dini gangguan penglihatan, sosialisasi diagnosa penyakit sebagai upaya pencegahan, serta pelatihan kader dan petugas kesehatan desa.
Melalui program ini, diharapkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Lamongan terkait kesehatan mata semakin meningkat. Program ini telah berlangsung di 9 kecamatan dan akan terus berlanjut nantinya. Dalam momen ini, RS Mata KMU juga memberikan paket stunting sebagai dukungan pada program 1.10.10 milik Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam upaya percepatan penurunan stunting.[riq/kun]






