Sumenep (beritajatim.com) – SMK Negeri 1 Sumenep menggelar ‘Job and Edu Fair’ sebagai salah satu realisasi pendidikan vokasi. Ada 11 perusahaan dengan 25.871 lowongan kerja yang tersedia. Selain itu, acara tersebut juga menghadirkan 12 perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Kepala SMKN 1 Sumenep, Zainul Sahari mengatakan, ‘job and edu fair’ tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen saat pertemuan dengan orang tua siswa beberapa waktu lalu, sekaligus untuk memberikan pelayanan kepada siswa.
“Misi sekolah kejuruan itu lulus sekolah siap bekerja. Karena itulah, kami menggelar acara ini dengan menghadirkan puluhan ribu lowongan kerja,” katanya, Rabu (17/01/2024).
Ia menjelaskan, selain menggandeng sejumlah perusahaan yang membuka kesempatan kerja, pihaknya juga menghadirkan perguruan tinggi, untuk melayani siswa yang akan melanjutkan kuliah pendidikan tinggi.
“Kegiatan ini sebenarnya berawal dari masukan-masukan masyarakat. Karena itulah, kami langsung menggandeng dunia industri dan dunia kerja (Dudika) serta Perguruan Tinggi yang sudah menjadi mitra selama ini,” terangnya.
Sementara Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wansojudo mengapresiasi kegiatan yang digagas SMKN 1 Sumenep ini. Ia menilai apa yang dilakukan SMEKSA Sumenep sejalan dengan visi misi pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran sekaligus menaikkan Indeks Pembangun Manusia (IPM) di daerah.
“Ini penting dua-duanya, karena berpengaruh pada generasi dan ekonomi. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan satu kali, sehingga bisa berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep. Terima kasih SMKN 1 Sumenep telah ikut serta menuntaskan misi pemerintah daerah dengan kegiatan yang pasti sangat berdampak ini,” tandasnya. [tem/aje]






