Pasuruan (beritajatim.com) – Akibat anjloknya KA Pandalungan, ratusan penumpang tertahan di Stasiun Bangil. Para penumpang sempat terlantar akibat menunggu beberapa kereta yang tak terlambat.
Guna mengatasi masalah, pihak KAI melalui Kepala Stasiun Bangil Mawan, mengaku telah menyiapkan beberapa armada bus. Ada setidaknya lima armada bus yang tersedia untuk mengantar para penumpang.
“Kami sudah menyiapkan beberapa armada bus untuk penumpang dengan tujuan Sidoarjo dan Surabaya. Sedangkan untuk rute ke arah blitar pemberhentian terakhir di Stasiun Bangil,” katanya, Minggu (14/1/2024).
Mawan juga mengatakan bahwa para penumpang yang akan menaiki bus dengan tujuan Surabaya dan Sidoarjo ini tidak akan dikenakan tarif lagi. Namun diwajibkan menunjukkan pembelian tiket kereta api dengan tujuan Surabaya Sidoarjo.
Sementara itu, Anas salah seorang oenumpang kereta api lokal mengatakan bahwa dirinya sempat menunggu kereta datang hingga satu jam lamanya. Meski begitu Anas menyadari kendala terjadi akibat musibah.
“Sempat dapat informasi kalau ada kereta yang anjlok, dan pihak stasiun kasih kabar kalau ada keterlambatan pemberangkatan. Tapi aku lebih memilih bertahan nunggu kereta yang sudah dijadwalkan datang,” kata Anas yang juga merupakan warga Kraton.
Dikabarkan sebelumnya bahwa kereta api Pandalungan relasi Gambir – Surabaya – Jember anjlok di dekat Stasiun Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. [ada/but]






