Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan sosial (bansos) alat masak listrik (AML) kepada warga Banyuwangi. Alat tersebut berupa rice cooker kepada 10 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Bumi Blambangan.
“Untuk Banyuwangi, bansos ini disalurkan kepada 10.813 keluarga penerima manfaat (KPM). bansos alat masak listrik ini merupakan program dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” jelas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos-PPKB) Banyuwangi Henik Setyorini, Sabtu (13/1/2024).
Henik menyebut, para penerima bansos adalah warga yang diusulkan oleh pihak desa dengan kriteria tertentu.
“KPM yang berhak menerima bansos ini merupakan usulan desa dengan kriteria penduduk miskin yang telah disesuaikan dengan ketentuan kementerian. Semua KPM tersebut hanya akan menerima satu kali bantuan berupa satu unit rice cooker,” ujar Henik.
Penyaluran ini, kata Henik, telah dimulai sejak tanggal 9 Januari lalu sampai dengan 17 Januari mendatang. Kantor Pos atau Kantor kecamatan akan menyalurkan sesuai jadwal yang ditentukan.
“Jadi untuk penyalurannya ada yang melalui Kantor Pos dan ada yang melalui kantor kecamatan. Jadwalnya sudah ditentukan oleh Kantor Pos,” ujar Henik.
Henik juga menjelaskan mengenai tujuan pemerintah menyalurkan AML tersebut. Menurutnya, pemerintah menjamin akses energi bersih yang terjangkau, andal dan berkelanjutan.
“Selain itu pemerintah pusat juga ingin mengurangi impor LPG yang digunakan untuk memasak, meningkatkan konsumsi listrik perkapita dan mendukung teknologi memasak yang lebih bersih,” ungkapnya. (rin/ian)






