Surabaya (beritajatim.com) – Dalam pertandingan kedua babak 12 besar melawan Maluku United pada Sabtu (12/1/2023), Deltras FC bertekad untuk tidak kecolongan poin. Tekad itu dipegang sebab dalam pertandingan sebelumnya berakhir dengan skor imbang 1-1 melawan Bekasi City.
Widodo Cahyo Putro, pelatih Deltras FC, menyatakan bahwa Maluku United memiliki kekuatan yang merata, sebagaimana terbukti dengan hasil imbang 0-0 yang diraih Maluku United dalam pertandingan sebelumnya melawan Persela Lamongan. Menurutnya, Maluku United adalah tim yang bagus baik dari segi performa maupun kualitas, dan Deltras FC harus tetap fokus pada pertandingan ini serta pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Jelas Malut salah satu tim bagus, mereka bisa lolos ke babak 12 besar berarti tim bagus. Tapi kami tidak hanya fokus ke Malut saja, juga harus fokus ke tim lain. Karena tim lain pun sama, bisa mengalahkan dan dikalahkan,” ucap Widodo Cahyo Putro.
Persiapan para pemain Deltras FC diakui sudah cukup baik, dan pelatih telah memberikan arahan kepada pemain agar lebih siap untuk mempertahankan poin penuh di kandang sendiri. Penggunaan Stadion Gelora Delta Sidoarjo dianggap sebagai keuntungan tersendiri, terutama dengan dukungan dari Delta Mania.
“Keuntungan itu pasti dirasakan. Bicara target kami tentu ingin melanjutkan langkah ke babak selanjutnya. Bagi kami bermain di laga kandang semaksimal mungkin meraih poin penuh,” tambah Widodo Cahyo Putro.
Rendra Teddy, kapten tim Deltras, juga menyampaikan rasa optimis. Dia dan rekan-rekannya bertekad untuk memberikan tiga poin kepada masyarakat Sidoarjo dan Delta Mania. Persiapan mereka diakui telah maksimal, meliputi mental bertanding, strategi, dan fisik. [way/but]






