Surabaya (beritajatim.com) – Ubaya (Universitas Surabaya) meraih skor SINTA tertinggi di Provinsi Jatim. Dalam 3 tahun, Ubaya berhasil mencatat skor 379.665, dan skor SINTA Overall 617.199. Alhasil, kini Ubaya nangkring di posisi kedua secara nasional, sekaligus menjadi kampus swasta di Jatim yang memperoleh skor SINTA tertinggi.
Ketua LPPM Ubaya Prof Suyanto mengatakan, capaian skor SINTA tinggi merupakan bukti rekognisi nasional maupun internasional dari hasil luaran penelitian dan pengabdian dosen di Ubaya.
“Di Ubaya, skor SINTA diperbarui oleh dosen dan LPPM secara reguler. Staf LPPM, termasuk Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Ubaya, terjun langsung ke masing-masing program studi untuk mendampingi para dosen melakukan pembaruan data SINTA dan sinkronisasi,” jelasnya, Kamis (11/1/2024).
Selain itu, capaian skor SINTA ini juga menjadi salah satu dasar bagi penetapan klaster perguruan tinggi. Dengan skor tinggi, Ubaya dapat mencapai klaster mandiri pada tahun 2024. “Tentu saja dengan klaster Mandiri akan lebih banyak akses terhadap hibah penelitian maupun pengabdian yang bisa diperoleh dari berbagai sumber,” katanya.
Keuntungan lain dari tingginya skor SINTA adalah sebagai sumber data utama bagi akreditasi kampus maupun prodi. Kinerja publikasi dosen untuk sebuah perguruan tinggi umumnya juga diambil dari data di laman SINTA.
Menurut Prof Suyanto, saat ini data di laman SINTA menjadi salah satu sumber utama bagi pengukuran kinerja publikasi ilmiah dan luaran penelitian dan pengabdian. LPPM Ubaya sendiri akan terus mendampingi para dosen Ubaya melakukan pembaruan data SINTA.
“Pendampingan secara berkelanjutan memberikan dampak besar bagi peningkatan skor. Hal ini baik untuk dapat terus mengingatkan dosen tentang pentingnya data SINTA bagi institusi maupun pribadi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, skor SINTA merupakan salah satu indikator kinerja nasional yang dilakukan oleh Kemendikbudristek. Indikator ini mencakup 8 aspek penting, di antaranya publikasi, penelitian, pengabdian, hak kekayaan intelektual, kelembagaan, dan SDM. [ipl/suf]






