Sumenep (beritajatim.com) – Hujan deras dan angin puting beliung yang terjadi di Sumenep pada Selasa (09/01/2024), merobohkan 11 tiang listrik yang berada di Jalan Nasional Sumenep – Pamekasan.
Dari 11 tiang listrik itu, 9 diantaranya berada di Jalan Raya Sumenep Pamekasan, Desa Patean, dan 2 lainnya berada di perbatasan Desa Nambakor.
“Sejak sore tadi PLN masih berusaha memgevakuasi tiang listrik yang roboh melintang di jalan, sehingga jalan tidak bisa dilalui kendaraan terutama roda empat,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.
Karena itu, untuk sementara akses jalan dialihkan. Jalur barat dialihkan melalui Jalan Raya Lenteng-Batuan, dan jalur timur melalui Jalan PUD Nambakor – Pinggir Papas.
“Kalau untuk roda dua sudah bisa melintas. Sedangkan roda empat masih harus menunggu selesainya evakuasi tiang-tiang listrik yang roboh melintang di jalan,” ujarnya.
Selain merobohkan tiang listrik, angin puting beliung juga merobohkan pohon-pohon besar juga di jalan nasional Sumenep – Pamekasan.
“Kalau untuk pohon, sudah bisa disingkirkan oleh petugas gabungan BPBD, TNI Polri, dibantu masyarakat sekitar,” ucap Widiarti.
Tidak hanya tiang listrik yang roboh. Angin puting beliung juga menyapu 54 bangunan yang terdiri dar rumah warga, sekolah, bengkel, dan balai desa.
“Kerusakannya ada yang berat, sedang, dan ringan. Sebagian besar mengalami kerusakan ringan seperti genteng hancur. Begitu juga dengan balai desa, gedung sekolah SD dan TK, serta bengkel, rusak ringan di bagian genting,” terangnya. (tem/ian)






