Blitar (beritajatim.com) – Bandara Dhoho Internasional Kediri bakal beroperasi pada tanggal 15 Januari 2024 mendatang.
Sejumlah Perusahaan Otobus (PO) bus pun berlomba-lomba untuk mengajukan izin trayek untuk menjadi angkutan khusus dari Terminal Blitar menuju Bandara Dhoho Internasional Kediri.
Sejauh ini ada 2 PO bus yang telah mengajukan izin, yakni Harapan Jaya serta Damri. Kementerian Perhubungan pun masih meneliti izin trayek yang diajukan serta membahas perkiraan tarif.
Hasil sementara, perkiraan tarif untuk trayek bus Blitar-Bandara Dhoho Kediri akan dipatok Rp.25.000 / satu perjalanan.
“Kalau dilihat terminal Purabaya ke Bandara Juanda itu kan Rp. 25 ribu, kemungkinan kalau Blitar ke Bandara Dhoho Kediri tidak jauh dari itu, naik turunnya segitu,” kata Verie Sugiharto, Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar, Sabtu (06/01/24).
Taksiran tarif trayek bus Terminal Patria Blitar-Bandara Dhoho Kediri ini dinilai realistis jika melihat tarif bus pada umumnya. Pasalnya tarif bus dari Kediri-Malang saja mencapai Rp. 30.000 / sekali jalan.
“Kediri-Malang saja mencapai Rp. 30.000 tarifnya,” imbuhnya.

Kementerian Perhubungan sendiri saat ini masih membahas lebih lanjut mengenai tarif angkutan dari Terminal Tipe A Patria Blitar ke Bandara Dhoho Internasional Kediri. Langkah itu ditempuh agar tarif yang ditentukan nanti bisa menguntungkan semua pihak baik PO Bus ataupun masyarakat (calon penumpang pesawat).
“Ini masih dibahas lebih lanjut soal itu, agar semua bisa untung,” tegasnya.
Nantinya jika disetujui oleh Dishub Jatim, maka akan ada dua PO bus yang bakal menjadi angkutan khusus ke Bandara Dhoho Internasional Kediri. Harapan Jaya dan Damri menjadi PO bus yang paling serius sebagai angkutan khusus ke Bandara Kediri.
Adapun jalur atau trayek yang bakal dilewati oleh PO bus Harapan Jaya dan Damri tersebut adalah Terminal Patria Kota Blitar-Sanankulon-Srengat-Udanawu-Ringinrejo-Kandat-Kota Kediri-Terminal Tamanan-Bandara Dhoho Internasional Kediri.
Trayek ini berbeda dengan jalur bus pada umumnya. Selama ini trayek PO bus Harapan Jaya misalnya, dari Blitar ke Srengat kemudian menuju Pare, Kediri dan tidak melewati Terminal Tamanan atau Kota Kediri.
“Jalurnya Terminal Blitar akan terus ke Srengat Kemudian Terminal Tamanan Kediri dan dilanjutkan ke tujuan akhir Bandara Dhoho Kediri sebagai tujuan akhir ya,” tutupnya. (owi/ted)






