Pasuruan (beritajatim.com) – Bayi diduga berusia 7 hari ditemukan oleh anak-anak saat mandi di sungai Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton. Jasad bayi tersebut ditemukan mengapung pada Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Rudy Hidajanto mengatakan bahwa keadaan jasad tersebut sudah tidak ditemukan tali pusarnya. Diperkirakan bayi baru saja dibuang karena bau busuk belum keluar.
“Kami telah menerima laporan dari warga terkait penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki. Penemuan bayi ini oleh dua orang anak kecil yang sedang mandi di sungai Desa Pulokerto,” katanya.
Dilanjutkan bahwa bayi tersebut ditemukan secara tidak sengaja kepada dua orang anak kecil saat mandi. Kedua anak mengira bayi yang mengapung itu boneka.
Sehingga mereka mengambilnya. Begitu diambil, keduanya malah kaget dan langsung diangkat untuk dipinggirkan. Kedua anak tersebut kemudian melaporkan ke orang tuanya dan diteruskan ke perangkat desa.
Setelah dievakuasi, jasad bayi dibawa ke RSUD RSoedarsono, Kota Pasuruan untuk kemudian dilakukan autopsi. Sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap orang tua jasad bayi yang tega membuang bayi.
“Untuk saat ini jasad bayi sudah kami larikan ke RSUD R Soedarsono untuk dilakukan autopsi,” tutupnya. [ada/but]






