Banyuwangi (beritajatim.com) – Libur natal dan tahun baru telah usai. Sejumlah objek wisata (obwis) di Banyuwangi menjadi incaran wisatawan untuk menghabiskan masa liburan. Dalam evaluasi libur Nataru kemarin ternyata Kawah Ijen bukan merupakan obwis favorit wisatawan di Banyuwangi saat ini.
Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen atau gunung Ijen biasa menjadi favorit para wisatawan. Namun, kali ini posisinya justru tergusur dengan destinasi lain yang menjadi pilihan wisatawan.
Saat masa libur natal dan tahun baru justru wisatawan lebih memilih Pantai Marina Boom sebagai destinasi favorit. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, total pengunjung sebanyak 13.341orang. Jumlah ini meningkat sebesar 200 persen dibandingkan hari biasa.
Destinasi kedua paling banyak dikunjungi adalah Pantai Pulau Merah dengan total pengunjung 11.638 orang. Disusul Banyuwangi Park 7.973 wisatawan.
Baru kemudian Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen menempati posisi ke tiga dengan jumlah pengunjung 7.612 orang. Selanjutnya, Hutan De Djawatan 5.972 orang, dan Pantai Cacalan 5.565 orang.
Lonjakan pengunjung ini terjadi hampir pada semua destinasi di Banyuwangi. Jika diakumulasi selama libur Natal 2023, ada sebanyak 85.763 wisatawan yang berwisata di Banyuwangi.
Lonjakan pengunjung yang datang mencapai 100 persen lebih dibandingkan periode sebelumnya. Bahkan, meningkat 200 persen dibanding hari biasa.
Banyuwangi menyajikan beragam destinasi favorit bagi pengunjung. Mulai dari gunung, pantai, hingga taman bermain di sejumlah titik.
“Semoga wisatawan yang ke Banyuwangi terkesan dengan Banyuwangi,” Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Kunjungan wisata ke Banyuwangi semakin mudah dengan adanya 4 kali penerbangan dalam sehari di Bandara Banyuwangi. Rutenya, tiga kali Jakarta – Banyuwangi pp, dan satu kali dari Surabaya – Banyuwangi.
“Aksesibilitas yang mudah ini membuat Banyuwangi menjadi destinasi liburan,” kata Ipuk.
Tak hanya itu, lonjakan pengunjung pada musim libur lalu terlihat dari okupansi hunian hotel dan homestay di Banyuwangi. Disbudpar Banyuwangi juga mencatat peningkatan 100 persen pada periode 23-26 Desember 2023.
“Semua hotel berbintang (13 hotel) tingkat huniannya mencapai 100 persen. Terjadi kenaikan hingga 50 persen untuk semua type kamar,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi M. Yanuarto Bramuda.
Memang, pasca pandemi kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus mengalami kenaikan. Data 2021, tercatat kunjungan wisatawan domestik pada 2021 sebesar 1.865.553. Data itu terus meningkat pada (2022) mencapai 2.948.543.
Sementara turis asing yang bepergian ke Banyuwangi tercatat (2021) 3.854 orang, (2022) 29.020 orang, (Januari – Agustus 2023) 36.829 orang. [rin/aje]






