Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Nursujito mengaku masih melakukan peninjauan lokasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Hal ini terkait ambruknya atap ruang kelas sekitar 06.15 WIB pagi tadi. Dimungkinkan untuk renovasi memakai dana P-APBN 2024.
“Sekarang tim kami masih melakukan assessment di lokasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Nursujito melalui sambungan telepon, Rabu (3/1/2024).
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro itu mengaku belum mengetahui secara pasti tingkat kerusakan atap ruang kelas tersebut. Pasalnya, saat ini timnya masih melakukan assessment di lokasi.
“Tetap kita anggarkan. Segera kita tangani, tapi masuk anggaran P-APBD 2024,” ujarnya. Namun, pihaknya tidak mengetahui pasti, apakah renovasi bangunan atap gedung yang rusak itu bisa dikerjakan sebelum penerimaan siswa baru berlangsung.
Sementara Kepala SDN Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Asiyah Sri Handayani mengatakan, pada Desember 2023 dua ruang kelas yang rusak itu sudah tidak ditempati untuk kegiatan belajar mengajar.
Sebab, sebelumnya plafon atap ruang kelas itu sudah runtuh dan kondisi kayu mulai lapuk. “Jadi dua ruang kelas yang rusak itu sudah antisipasi dikosongkan. Setelah ambruk ini kami langsung melaporkan ke dinas pendidikan,” pungkasnya. [lus/aje]






