Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa peristiwa menjadi berita populer di Jawa Timur hari ini. Di antaranya adalah soal lansia miskin di Surabaya.
Jatah makanan untuk lansia miskin di Surabaya tidak lagi disalurkan oleh Pemkot Surabaya per tanggal 1 Januari 2024. Hal itu membuat para lansia terpaksa puasa bedug.
Peristiwa lain yang juga populer di Jawa Timur berasal dari Jember. Para petani di Jember mengeluhkan soal penurunan alokasi pupuk subsidi.
Para petani menilai pengurangan ini semakin menjauhkan Indonesia dari ikhtiar swasembada pangan. Masalah ini merupakan imbas dari regulasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022.
Berikut ulasan lengkapnya tentang berita populer yang ada di Jawa Timur hari ini, Selasa 2 Januari 2024.
1. Jatah Permakanan Distop, Lansia Miskin Surabaya Terpaksa Poso Bedug
Tahun baru 2024 membawa kabar kurang menyenangkan bagi warga miskin penerima bantuan permakanan di Surabaya. Mulai 1 Januari 2024, mereka harus menghadapi kenyataan pahit karena program pemberian nasi kotak sehari sekali dihentikan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Keputusan tersebut diambil sebagai langkah untuk menghindari penerimaan dobel bantuan sosial oleh warga. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjelaskan bahwa warga yang telah menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan permakanan.
Sebelumnya, bantuan permakanan ini diberikan khusus kepada kelompok rentan, seperti lansia, penyandang cacat, dan yatim piatu miskin. Meskipun kebijakan ini diambil dengan alasan untuk efisiensi dan pencegahan penerimaan dobel bantuan, namun berdampak pada kesulitan hidup warga miskin di awal tahun.
2. Tahun Baru, Petani Jember: Pemerintah Beri Kado Menyakitkan
Suara protes menggema di kalangan petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyusul pengurangan kuota pupuk bersubsidi pada awal tahun baru 2024. Para petani merasa bahwa langkah ini semakin menjauhkan Indonesia dari upaya mencapai swasembada pangan.
Ketua Forum Komunikasi Petani Jember, Jumantoro, dengan nada kecewa menyampaikan, “Kado istimewa yang menyakitkan petani pada 2024: alokasi pupuk bersubsidi turun 50 persen. Tahun 2023, alokasi urea mencapai 66 ribu ton dan NPK 38.200 ton. Tahun 2024, sesuai Peraturan Gubernur, Urea turun menjadi 37.007 ton, dan NPK hanya 24.257 ton.”
Pengurangan kuota pupuk bersubsidi bukan hanya dialami oleh Jember, namun seluruh petani di Jawa Timur juga terkena dampaknya. Total alokasi pupuk urea bersubsidi untuk seluruh Jawa Timur tahun ini mencapai 574.347 ton, sementara pupuk NPK bersubsidi hanya 389.357 ton. Daerah dengan alokasi urea bersubsidi terbanyak adalah Tuban sebesar 44.186 ton, diikuti oleh Lamongan dengan alokasi sebesar 42.736 ton.
3. Terduga Pembunuh Dua Wanita di Blitar Ternyata Pembantunya
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan dua wanita yang terjadi di tempat penampungan anjing di Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Pelaku tidak lain adalah AF, seorang pembantu laki-laki dari korban.
Penangkapan terduga pelaku dilakukan oleh anggota Satreskrim Polres Blitar di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Saat ini, terduga pelaku sedang menjalani interogasi intensif di Mapolres Blitar Kota untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian pembunuhan tersebut.
“Pekerja yang kami amankan atas nama AF saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan intensif terkait pekerjaan sehari-hari dan peristiwa pada saat kejadian,” ujar Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo, pada Selasa (2/1/2024).
Itulah beberapa berita populer yang ada di Jawa Timur. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya bisa pantau terus Beritajatim.com sebagai media terupdate dan terpercaya. (ian)






