Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pemuda tersambar petir saat mancing ikan di Dam Sipon, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (27/12/2023). Korban yang diketahui atas nama Bagus Andrianto (28) ini menderita luka parah pada bagian perut.
Korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Pemuda asal Dusun Prabon, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini tersambar petir sekitar pukul 15.45 WIB saat memancing bersama tiga temannya.
Saat itu, korban bersama ketiga temannya sedang memancing ikan di tepi Sungai Brantas. Petir tiba-tiba menyambar tubuh korban sebelum hujan turun. Melihat tubuh korban tak berdaya, warga sekitar langsung ke lokasi untuk menolong korban.
Kapolsek Gedeg, Iptu Karen mengatakan, jika korban datang ke Dam Sipon untuk memancing ika bersama tiga temannya sejak pukul 14.00 WIB. Sekitar pukul 15.45 WIB, korban mengangkat jorannya sembari menggulung senar.
“Saat itulah korban tersambar petir. Jorannya berbahan fiber, tapi lubang senar pancing berbahan logam. Iya (diduga logam itu yang memancing petir). Kondisi korban sadar, sekarang ditangani di IGD, pendengarannya normal,” jelasnya.
Mantan KBO Satlantas Polresta Mojokerto ini menambahkan, korban mengalami luka melepuh pada telapak tangan kiri. Selain itu, korban juga luka bakar cukup parah di pinggul kiri hingga paha kiri. Sementara tiga teman korban selamat. [tin/ian]
![Enak Mancing di Tepi Sungai Brantas, Pemuda Asal Jombang Tersambar Petir Lokasi korban tersambar petir di tepi Sungai Brantas Dam Sipon, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231227-WA0011_h3AApe1Y1B-1024x553.jpeg)





