Malang (beritajatim.com) – Kunjungan wisatawan luar daerah ke Kota Malang diprediksi mampu membawa efek ekonomi untuk daerah ini. Bahkan diprediksi kenaikan ekonomi di Kota Malang bakal naik hingga 3 kali lipat saat libur natal dan tahun baru.
Data pada awal libur Nataru ada sebanyak 12 ribu kendaraan luar daerah yang masuk ke Kota Malang. Selain berlibur ke Kota Wisata Batu. Wisatawan ini biasanya transit ke Kota Malang untuk berisitirahat maupun berwisata kuliner.
“Pelaku UMKM di Kota Malang juga telah merasakan dampaknya. Selain berwisata kan juga banyak yang berkuliner, termasuk juga di Kayutangan juga naik kunjungannya. Di awal libur Nataru ada 12 ribu kendaraan yang masuk,” ujar Wahyu, Senin, (25/12/2023).
Wahyu menuturkan, bahwa prediksi pertumbuhan ekonomi di Kota Malang bisa menyentuh 3 hingga 4 kali lipat dibanding hari biasa. Pertumbahan ekonomi ini diharapkan mampu dirasakan oleh masyarakat Kota Malang.
“Saya sih inginnya pertumbuhannya naik 5 kali lipat, tapi tentu rasionalnya antara 3 atau 4 kali lipat,” kata Wahyu.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malang, Samsun Hadi menyebut BI telah menyiapkan dana pendukung transaksi perekonomian di Malang hampir Rp3,8 triliun untuk menyambut libur Nataru.
“Untuk kebutuhan transaksi ekonomi ini, kami sudah siapkan dana hampir Rp3,8 triliun selama Nataru. Mudah mudahan ini mencukupi transaksi ekonomi masyarakat selama Nataru,” ujar Samsun. (Luc/ian)






