Malang (beritajatim.com) – I Wayan Indra Adi Suputra tidak hanya mengutamakan keuntungan dalam berbisnis, tetapi juga kontribusi yang dapat diberikannya.
Ia melihat koperasi semakin kurang diminati oleh generasi muda, sehingga ia membuat sebuah layanan software-as a-service yang memudahkan pengelolaan keuangan koperasi.
“Saya dan teman saya, yang juga co-founder Djoin, mendirikan software house CV. Tridatu Solution pada tahun 2014. Lalu pada tahun 2016, saya bekerja di salah satu dinas pemerintah di Kabupaten Badung,” cerita Indra.
Indra, yang merupakan lulusan Universitas Udayana, kemudian memilih untuk mengembangkan Djoin.
“Kami mendapat project dari salah satu bank pemerintah. Dari situ kami mendapat gagasan untuk membuat solusi untuk lembaga keuangan mikro,” jelas Indra.
Djoin lahir di tengah pandemi Covid-19. Bali yang bergantung pada industri pariwisata mengalami keterpurukan. Banyak teman-teman Indra yang di-PHK.
“Pada tahun 2020, pariwisata di Bali sepi. Banyak teman-teman yang kehilangan pekerjaan, kami sering diskusi. Dari pengalaman kami saat mengerjakan project, akhirnya kami membuat Djoin, sebagai software-as a-service untuk koperasi,” ujar Indra.
Indra mengaku, ia sudah lama menyukai startup. Ia terpikat oleh salah satu startup asal Indonesia yang sukses mendapatkan pendanaan dan berkembang pesat.
“Saya mulai tertarik dengan dunia startup sejak tahun 2016. Saya ingin membuat sesuatu yang bermakna, seperti startup-startup yang sudah berhasil,” katanya.
Ia juga memiliki motivasi untuk memajukan Djoin karena visinya untuk mendigitalisasi koperasi.
“Dengan Djoin, saya tidak sekadar berbisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan koperasi,” tandasnya.
Indra menyarankan, sebagai seorang pengusaha harus memiliki mental wirausaha yang tangguh. Sehingga tidak mudah goyah oleh uang atau kegagalan.
“Kalau mau berwirausaha, bangunlah semangat dan pola pikirnya. Mental yang harus kita miliki adalah, kerugian dan masalah itu pasti ada. Keuntungan itu hadiah. Jangan hanya ngejar untung saja dari awal,” pungkas Indra. (ted)
==============
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






