Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan melakukan sterilisasi sejumlah gereja di wilayah Magetan menjelang perayaan ibadah Natal, Minggu (24/12/2023).
Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo, mengatakan, di wilayah Magetan ada sebanyak 67 Gereja Kristen Protestan dan 4 Gereja Katolik yang digunakan untuk perayaan Natal. Sebelum pelaksanaan ibadah, terlebih dahulu dilakukan sterilisasi.
“Tindakan sterilisasi ini menjangkau total 71 gereja. Dan ini menjadi langkah proaktif guna memastikan bahwa lokasi yang akan dipergunakan oleh jemaat dalam perayaan ibadah Natal berjalan dalam suasana yang khidmad, aman dan nyaman,” jelas Kuncahyo.
Sterilisasi dilakukan oleh tim khusus yang sudah terlatih dari Sat Samapta Polres Magetan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk ruang ibadah, ruang parkir, area sekitar, serta pemeriksaan intensif terhadap barang-barang yang dianggap mencurigakan.
Adapun beberapa gereja yang dilakukan pengamanan khusus, yaitu Gereja Khatolik Regina Pacis di Jalan Timur Kelurahan Selosari Magetan, Gereja Kristen Jawi Wetan Jalan Pahlawan Desa Tambran, Gereja Bethany di Kelurahan Kraton Maospati, Gereja GBT Maranatha di Pupus Kecamatan Lembeyan, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Raya Pos Barat, Gereja Khatolik ST Santo Paulus di Desa Suratmajan Maospati, dan Gereja Santo Yosef di Desa Kepatihan Kecamatan Karangrejo.
Pemeriksaan dilakukan dengan alat detektor bahan peledak kepada setiap mobil dan kendaraan yang masuk. Pemeriksaan mobil misalnya, tim menggeledah mobil hingga ke dalam untuk mendeteksi dimungkinkan keberadaan benda-benda mencurigakan, termasuk bahan peledak.
“Langkah sterilisasi ini dilakukan untuk memastikan kelancaran umat Nasrani dalam melaksanakan ibadah misa menjelang perayaan Natal, juga mengamankan jemaat yang ingin melakukan peribadatan,” ungkap Kuncahyo.
“Dengan demikian, diharapkan perayaan ibadah Natal di setiap gereja dapat berlangsung dengan damai dan lancar,” pungkasnya. [fiq/but]






