Jombang (beritajatim.com) – Guna memantau pergerakan kendaraan selama libur Nataru (Natal dan Tahun Baru), sebanyak 124 CCTV (Close Circuit Television) dipasang di sepanjang ruas tol Jombang-Mojokerto (Jomo).
Ruas yang merupakan bagian dari tol Trans Jawa ini panjangnya 40,5 Km. Tol Jomo menghubungkan Desa Penompo Kabupaten Mojokerto sampai Desa Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang. Sepanjang 40.5 Km tersebut terdapat tiga gerbang tol. Yakni, gerbang tol Mojokerto Barat, Jombang dan Bandar serta 1 Gerbang Tol non transaksi yakni Gerbang Tol Mojokerto.
Kepala Departemen Operasi & Pemeliharaan ASTRA Tol Jombang-Mojokerto Yuni Rihal mengatakan, pengguna jalan dapat berkendara dengan tenang dan aman selama libur Nataru. Karena tol Jombang-Mojokerto dilengkapi dengan 124 CCTV.
“Kamera pengawas ini kita pasang di sejumlah titik. Baik di jalur tol, rest area (area istirahat) maupun gerbang tol. Apalagi mulai Jumat (22/12/2023) hingga 2 Januari 2024, segala pekerjaan perbaikan jalan tol juga dipastikan tidak ada,” kata Yuni, Minggu (24/12/2023).
Bukan itu saja, mengantisipasi lonjakan lalu lintas, ASTRA Tol Jombang-Mojokerto menyiapkan beberapa layanan tambahan guna menunjang kelancaran transaksi tol, yakni menyiapkan tambahan 12 mobile reader yang akan digunakan ketika terjadi kepadatan di gerbang tol.
Agar pengguna jalan senantiasa nyaman, telah disiapkan tambahan toilet portable pada seluruh rest area tol Jombang-Mojokerto, yakni di KM 678 A, KM 678 B ‘Teras Dipa’, KM 695 A ‘Teras Melati’ dan KM 695 B.
“Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan toilet yang berada pada bangunan pendukung yang terletak di masing-masing kantor gerbang tol. Di rest area ‘Teras Melati’ juga tersedia Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Ultra Fast Charging (SPKLU),” lanjutnya. [suf]






