Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 30 pelajar dari SMA Negeri Jatirogo mengikuti tes urine yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap bahaya narkoba.
Kepala BNNK Tuban Tri Tjahyono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
“Kami telah melaksanakan deteksi dini
tes urine yang dilakukan di lingkungan SMA N Jatirogo untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja sekolah,” tutur Tri Tjahyono.
Pihaknya juga menyampaikan, BNN Kabupaten Tuban secara rutin melakukan tes urine kepada para siswa dan siswi di SMA N Jatirogo dengan tujuan mendeteksi dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
“Langkah ini kami ambil sebagai bagian dari strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bebas dari pengaruh negatif narkoba,” paparnya.
Menurut Tri Tjahyono, sebanyak 30 sample dari siswa – siswi SMA N Jatirogo mengikuti tes urine dan mendapatkan hasilnya negatif dari bahaya narkotika.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N Jatirogo Muhammad Saiful Wajdi mengucapkan terima kasih kepada BNN Kabupaten Tuban, serta memberikan apresiasi langkah BNN yang telah memberikan pelayanan berupa tes urine kepada siswa dan siswi SMA N Jatirogo.
“Langkah ini sejalan dengan upaya kami untuk menjaga lingkungan belajar yang aman dan bersih dari narkoba,” ujar Saiful Wajdi.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, siswa-siswi dapat semakin menyadari bahaya narkoba dan memilih untuk menjauhinya. “Pendidikan bukan hanya tentang akademis, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan perilaku positif bagi generasi muda,” ungkap dia.
Selain itu, kegiatan yang dilakukan BNNK Tuban dapat memberikan informasi yang berharga mengenai kondisi kebersihan dan kesehatan mental siswa-siswi SMA N Jatirogo juga sebagai langkah preventif yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. (ian)






