Surabaya (beritajatim.com) – Pemilik Gudang Tiner yang terbakar di Jalan Kalianak Madya 55 bernama Handoyo dan Yuliana dilarikan ke rumah sakit dr. Soetomo karena menderita luka bakar hingga diatas 50 persen. Dari informasi yang dihimpun, pasangan suami istri beserta Heru Prasetyo masih dirawat di ruang resusitasi karena dalam kondisi kritis.
“(Saya) dari keluarga yang punya, Pak Handoyo sama Ibu Yuliana (istrinya). Kita tahunya dari keluarga, dan disuruh cepet (ke rumah sakit,” ujar salah keponakan korban.
Sementata itu, M Ibrahim, Syaiful Karim, Budiono, dan Heru Prasetyo masih berada di ruang IGD dr. Soetomo dan masih bisa dimintai keterangan. Belum ada keterangan resmi baik dari petugas kepolisian dan pihak RSUD dr. Soetomo terkait kondisi pasti 6 korban yang dirawat.
Sebelumnya, Kebakaran di Gudang Tiner Jalan Kalianak Madya Nomor 55 memakan 6 korban luka-luka, Senin (18/12/2023) malam.
Sukandar Riyanto (37) salah satu karyawan mengatakan bahwa keenam korban adalah Handoyo, Yuliana, Heru Prasetyo yang mengalami luka bakar berat dan Ibrahim, Karim, dan Budi yang mengalami luka ringan.
“Ada satu namanya Umar yang sampai saat ini saya belum tahu dimana keberadaannya,” kata Sukandar saat diwawancarai Beritajatim.com di lokasi.
Menurut Sukandar, api disebabkan oleh korsleting listrik di ruang manajemen. Api lantas menyambar ke gudang dan api tidak bisa dikendalikan.“Saya sempat berusaha memadamkan dengan APAR. Namun api cepat membesar dan saya langsung menyelamatkan diri,” kata Sukandar (Ang/Aje)






