Surabaya (beritajatim.com) – Tanpa kemenangan dalam delapan pertandingan beruntun, Bonek suporter fanatik Persebaya Surabaya kembali menuntut manajemen.
Suporter ini marah karena Persebaya tidak menunjukkan peningkatan prestasi dan malah terpuruk di klasmen bawah.
Ini adalah aksi ketiga yang dilakukan oleh suporter di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka kembali protes karena Persebaya hanya bermain imbang 1-1 melawan Persis Solo di pertandingan tunda pekan ke-18.
“Kami sudah sampaikan empat poin di Sutos tapi sampai sekarang tidak ada jawaban yang jelas dan pasti dari manajer Persebaya,” kata Saiful Antoni, salah satu perwakilan Bonek yang ikut aksi demo.
Capo Ipul, salah satu koordinator suporter, mengingatkan manajemen tentang janji untuk meraih minimal tujuh poin dalam tiga pertandingan. Namun, sampai sekarang juga tidak ada tanggapan tentang kegagalan memenuhi janji itu.
“Kami tentu ingin mendengar langsung tentang beberapa aksi kami yang sampai sekarang tidak pernah dijawab,” katanya.
Dia juga menuntut agar manajemen bisa mengembalikan kejayaan Persebaya yang biasa menang.
“Karena prestasi tim sekarang semakin terpuruk di papan bawah,” ujarnya.
Sedangkan itu, Chandra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya, mengatakan bahwa manajemen saat ini juga sedang berusaha untuk segera mengakhiri tren buruk tim kesayangan Kota Pahlawan itu.
“Kami semua juga ingin situasi negatif ini segera berakhir. Karena itu, kami mohon bantuan, teman-teman semua, kami di manajemen juga bekerja keras untuk segera mengatasi situasi tidak menyenangkan ini,” ucapnya.
Langkah yang masih bisa dilakukan oleh Persebaya saat ini, menurut dia, adalah merekrut pelatih kepala baru. Tetapi untuk pemain, dia memastikan sudah tidak bisa lagi merekrut, karena bursa transfer saat ini sudah tutup.
Dia juga menyampaikan bahwa saat ini Persebaya masih punya 13 pertandingan lagi. Sehingga dia meminta agar ditunggu dulu untuk perbaikan.
“Saya juga sudah sampaikan, kalau nanti di akhir musim, Persebaya tidak sesuai dengan harapan kalian, suporter, Bonek, silahkan hukum Persebaya. Silahkan pegang janji saya,” tutupnya. (way/ted)






