Ponorogo (beritajatim.com) – Beberapa dusun yang ada di Ponorogo masih membutuhkan droping air bersih. Padahal, Desember ini Kabupaten Ponorogo sudah diguyur hujan. Sedikitnya ada 5 dusun di bumi reog yang masih melakukan permintaan air bersih ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat.
Hujan yang sudah terjadi beberapa kali di bulan ini, nampaknya belum membuat sumber air di daerah mereka keluar. “Hingga kini kita masih melakukan droping air bersih,” ungkap Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, Selasa (12/12/2023).
Beberapa dusun yang masih membutuhkan droping air bersih itu antara lain Dusun Jenggring Desa Duri Kecamatan Slahung, Dusun Krajan Tengah dan Dusuh Joso Desa Wates Kecamatan Slahung. Selain itu juga ada Dusun/Desa Pangkal di Kecamatan Sawoo dan Dusun Klatakan Desa Belang di Kecamatan Bungkal. “Beberapa dusun itu, mata airnya belum keluar. Makanya masih melakukan permintaan air bersih,” katanya.
Dusun Jenggring di Desa Duri Kecamatan Slahung ini, malah sudah menjadi langganan setiap tahunnya jika terjadi musim kemarau. Bencana kekeringan selalu mengintai setiap tahunnya.
BACA JUGA: Meski Sudah Hujan, Dusun Kekeringan di Ponorogo Bertambah
Namun, di tempat lainnya yang sebelumnya meminta droping air bersih, hujan yang terjadi di bulan ini sudah mempengaruhi sumber mata airnya. Terbukti, sudah sangat berkurang permintaan air bersih untuk saat ini. Pada bulan November lalu, ada 17 dusun yang melakukan permintaan air bersih, sekarang sudah banyak berkurang, hanya kurang lebih 5 dusun saja.
“Saat ini sudah banyak berkurang permintaan droping air bersih. Bulan lalu puncak kemarau, ada 17 dusun yang melakukan permintaan droping air bersih,” katanya.
Untuk diketahui, dari data BPBD Ponorogo, tahun ini ada 17 dusun di wilayah bumi reog yang mengalami kekeringan. Sehingga secara berkala, BPBD Ponorogo melakukan droping air bersih ke daerah-daerah tersebut. Dari jumlah daerah yang mengalami kekeringan, ada 1.150 KK atau 4.312 jiwa terdampak kekeringan. Sehingga, ribuan KK atau jiwa itu selalu didroping air bersih. [end/suf]






