Sidoarjo (beritajatim.com) – Deltras Sidoarjo harus pulang tanpa poin setelah mengalami kekalahan 0-1 (0-0) dari tuan rumah Persela Lamongan pada pertandingan sore tadi (30/11/2023) di Stadion Surajaya, Lamongan.
Gol semata wayang dari Rahel Ardiansyah di pertengahan babak kedua membuat tuan rumah mengamankan tiga poin dalam pertandingan tersebut.
Meskipun Deltras memiliki beberapa peluang yang cukup banyak, termasuk tendangan penalti Rosalvo Junior 10 menit sebelum pertandingan berakhir, sayangnya tendangan kaki kanan pemain asal Brasil itu belum mampu menjebol gawang Persela.
Widodo C Putro, pelatih kepala Deltras, menjelaskan bahwa timnya sudah melakukan beberapa antisipasi, namun kemungkinan kurangnya kedisiplinan pemain membuat Persela dapat memanfaatkan peluang, terutama dalam situasi set-piece. Meskipun demikian, ia menekankan pentingnya menjaga semangat tim untuk dua laga kandang berikutnya dan mempertahankan kebersamaan.
Mengomentari gagalnya tendangan penalti Rosalvo, Widodo mengatakan bahwa meskipun peluangnya sebesar 99 persen, namun inilah sepak bola, dan tidak selalu sesuai harapan.
“Tidak ada cerita lain, kami harus memaksimalkan dua laga kandang. Fokus kami kesana dan tidak melihat tim lain,” tambahnya. Dia juga menekankan pentingnya optimisme untuk meraih poin penuh di dua laga kandang sisa dan memastikan bahwa para pemain harus memanfaatkan peluang sekecil mungkin untuk meraih kemenangan di pertandingan kandang.
BACA JUGA:
Persela Lamongan Tekuk Deltras FC, Rosalvo Gagal Penalti
Di pihak pemain, Rendra Teddy mengakui bahwa Persela berhasil unggul dalam pertandingan ini dan mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya meskipun belum optimal. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sidoarjo dan Deltamania karena belum berhasil membawa pulang poin. [way/but]






