Bojonegoro (beritajatim.com) – Persibo Bojonegoro menjadi salah satu klub yang akan berkompetisi pada Liga 3 PSSI Jatim bersama 54 klub lain. Segala persiapan mulai dilakukan, mulai dari infrastruktur, jajaran di tubuh manajemen, maupun suporter.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persibo Bojonegoro Lasmiran mengaku siap dengan segala kebijakan yang diterapkan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur (Jatim).
Termasuk dicoret dari kepesertaan jika terjadi keributan saat pertandingan. “Panpel akan patuh pada kebijakan, jika memang ada regulasi seperti itu maka kami akan patuhi,” ujar Ketua Panpel Persibo Bojonegoro, Lasmiran, Jumat (24/11/2023).
Baca Juga: Tukang Parkir di Jombang Jualan Sabu Pakai Uang Pinjaman Koperasi
Menurutnya, saat ini, Panpel Persibo Bojonegoro baru saja selesai menyiapkan standarisasi stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro yang akan menjadi kandang dalam Grup N Liga 3 PSSI Jatim. Salah satunya dengan melakukan penilaian risiko yang dilakukan Tim Polda Jatim.
“Hasil rekomendasi dari penilaian yang dilakukan Tim Polda Jatim akan menjadi acuan kedepan untuk melangkah bersama stakeholder terkait. Kami akan semaksimal mungkin untuk memenuhi sesuai regulasi PSSI,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, tim Subdirektorat Audit Ditpamobvit Polda Jatim melakukan penilaian risiko terhadap Stadion Letjend H Soedirman yang akan dijadikan sebagai markas Persibo Bojonegoro di Grup N Liga 3 PSSI Jatim, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Perludem Sebut Ada Hambatan Hukum untuk Bendung Politik Dinasti
Penilaian risiko tersebut dilakukan atas permintaan panitia pelaksana (Panpel) Persibo Bojonegoro sebagai tuan rumah di Grup N Liga 3 PSSI Jatim sebelum kick of pada 5 Desember 2023 mendatang. Selain itu juga persiapan kompetisi sepakbola Bupati Cup.
“Sesuai regulasi dari PSSI harus dilaksanakan risk assessment berdasarkan Perpol 10 tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga,” ujar Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Jatim, AKBP Wahid Arifaini dalam keterangannya. [lus/ian]






