Blitar (beritajatim.com) – Bagian Perekonomian Setda Pamkab Blitar telah menetapkan tiga nama calon direksi baru PDAM. Ketiganya dinyatakan lolos dan berhak melaju ke tahap selanjutnya yakni tes wawancara dengan Bupati Blitar, Rini Syarifah.
Adapun ketiga calon yang telah dinyatakan lolos tersebut adalah adalah sebagai berikut:
1. Rodiah Astuti asal Kabupaten Malang
2. Wahyudin asal Kabupaten Sidoarjo
3. Triyanto asal Kota Malang.
Menurut Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar, ketiganya telah memenuhi semua persyaratan. Bagian Perekonomian juga menegaskan bahwa semua proses rekrutmen dilakukan secara jujur dan bersih.
“Iya sudah diumumkan di Website Pemkab Blitar, mereka ini memang layak dan sudah memenuhi persyaratan,” kata Moh Badrodin, Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkab Blitar, Senin (20/11/2023).
BACA JUGA:
DPRD Blitar Menduga Penghapusan Syarat Sertifikasi Untuk Meloloskan Calon Titipan Direksi PDAM
Lebih lanjut Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar juga memastikan bahwa ketiga calon direksi yang dinyatakan lolos tersebut sudah memiliki sertifikasi manajemen pengolahan air minum. Sehingga tidak ada keraguan lagi soal kualitas dari ketiganya.
“Mereka sudah punya sertifikasi manajemen pengolahan air minum,” terangnya.
Selanjutnya ketiga calon Direksi PDAM itu akan mengikuti tes wawancara dengan Bupati Blitar, Rini Syarifah. Jadwal tes wawancara ini akan dilakukan pada Kamis (23/11/2023) besok.
Namun menurut Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar, akan ada pergeseran jadwal wawancara. Dari yang sebelumnya Kamis (23/11/2023) akan diajukan pada Rabu (22/11/2023).
BACA JUGA:
8 Pendaftar Dewan Direksi PDAM Blitar Lolos Administrasi
Tes wawancara dengan Bupati Blitar ini akan dilakukan di Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar di Jalan Kanigoro Kabupaten Blitar. Para calon direksi ini pun diharapkan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa lolos saat tes wawancara dengan Bupati Blitar besok.
“Kemungkinan jadwal wawancara dengan bupati akan ada pergeseran waktu ini masih mau kami ajukan ke bupati jadwalnya,” tutupnya. [owi/beq]






