Kediri (beritajatim.com) – Di tengah mahalnya harga bahan pokok, hampir seribu warga Kota Kediri masih bisa tersenyum. Pasalnya mereka menerima bantuan beras.
Sebanyak 973 orang warga Kota Kediri menerima bantuan beras seberat 10 kilogram (Kg) dari pemerintah. Mereka warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Kepala Kelurahan Pakunden Nanang Wahyono mengatakan, beras yang disalurkan kepada masyarakat adalah cadangan beras bantuan tahap ketiga.
“Kegiatan ini berupa pemberian bantuan sosial, beras cadangan pemerintah. Pada hari ini jumlah penerima keluarga poenerima manfaat ada peningkatakan dari sebelumnya sebanyak 973 orang,” kata Nanang Wahyono.
Baca Juga : Pemkot Kediri Jabarkan Serangkaian Program dan Inovasi
Nanang menyerahkan bansos beras 10 kg itu kepada masing-masing keluarga penerima manfaat. Penyerahan bansos beras berlangsung di Kantor Kelurahan Pakunden.
Masih kata Nanang, jumlah KPM penerima bansos beras ini lebih besar dari sebelumnya. Pada tahap kedua, penerima hanya sebanyak 739 KPM dan kini meningkat hampir 200 KPM.
Beras bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah mahalnya harga kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini. Sementara penerima manfaat mengaku, senang dan bersyukur.
“Alhamdulillah dapat meringankan dan membantu kebutuhan dapur, mengingat hari ini beras sedang mahal,” kata Nanik, warga Pakunden yang menerima bansos beras.
Nanik mengaku, saat ini harga beras di Kota Kediri mencapai 14.500 per kg. Dia berharap bansos beras terus dilanjutkan dan diberikan kepada masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.
Meskipun jumlah penerima manfaat banyak, tetapi penyaluran beras bantuan berjalan dengan lancar. Hal itu tidak lepas dari peran petugas dan pihak keamanan yang ada di lokasi. [nm/ted]






