Kediri (Beritajatim.com) – LMI mengadakan pelatihan cara membuat bucket bunga bersama warga Blitar di Taman Wisata Kebon Rojo, Kota Blitar.
Sofia Dewi, Manajer Perwakilan LMI Jatim 6 menyampaikan pelatihan membuat bucket ini melibatkan ratusan masyarakat, khususnya perempuan di Kota Bllitar.
“Ada sekitar lima puluh orang yang terdiri para ibu dan remaja putri, baik dari masyarakat umum maupun mustahi. Mereka sejak pagi sampai siang mengikuti pelatihan ini,” ujar Sofia saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurut dia, pelatihan ini digelar untuk mengembangkan kemampuan kreativitas masyarakat, terutama perempuan sebelum memulai sebuah bisnis.
Baca Juga : Bikin Haru, LMI Sambangi Veteran RI Tulungagung Mbah Ningsih
Seperti halnya, bucket bunga yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. “Pelatihan ini mendorong perempuan untuk lebih berdaya sehingga mampu membantu meningkatkan perekonomian,” tambahnya.
Sofia mengungkapkan pelatihan ini penting karena bermanfaat untuk menjadi sumber ekonomi di bidang jasa. Pasalnya, bucket bunga terus berkembang mengikuti trend di masyarakat.
Tidak hanya itu, bucket juga kerap dijadikan sebagai hadiah di acara tertentu, seperti ulang tahun, wisuda, pernikahan, dan perayaan lain. Hal tersebut, tentunya sangat menguntungkan bagi para
Pelatihan ini berlangsung menarik dan meriah. Terlihat antusiasme para peserta mengikuti pelatihan bucket bunga tersebut. Mulai dari pemberian materi pengenalan bahan dan alat yang dibutuhkan sampai cara merangkai bahan yang sudah disediakan panitia menjadi bucket bunga yang cantik.
Mereka tidak hanya diberikan materi saja, tetapi juga diberikan kesempatan untuk membuat bucket sendiri. Tak kalah penting, mereka juga belajar cara menentukan harga jual produk untuk siap dipasarkan.
Nur Lailatul Hidayah, Owner Laila DM Craft mengungkapkan pelatihan ini selain meningkatkan keterampilan juga untuk memberikan motivasi pada para perempuan agar kita menjadi perempuan yang produktif.
“Saya berharap pelatihan ini dapat memberdayakan masyarakat sekitar, terutama perempuan. Melalui pelatihan ini, mereka dapat menjadi Khodijah Milinelial yang dapat menginpirasi banyak orang dan menebar kebermanfaatan bagi sesama,” ungkap Nur, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Mailani, salah satu peserta pelatihan menyampaikan rasa senangnya dapat mengikuti pelatihan pembuatan bucket ini.
“Alhamdulillah, saya bisa ikut kegiatan ini. Acaranya seru karena dilakukan bersama- sama. Habis ini, saya pengen pelatihan ini bisa menjadi peluang usaha,” ujar Mailani.
Di akhir kegiatan, para peserta pelatihan juga melakukan aksi penggalangan dana untuk Palestina di sekitar Taman Wisata Kebon Rojo, Kota Blitar. [nm/ted].






