Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan pesan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-empat Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Provinsi Jambi di EV Garden, Jambi. Setidaknya ada empat pesan bagi peran strategis Ikawangi.
“Ikawangi tidak semata ajang reuni, tapi memiliki peran-peran strategis yang penting untuk pembangunan Banyuwangi sendiri, maupun bagi tempat yang ditinggalinya,” ungkap Bupati Ipuk.
Peran pertama tersebut, kata Ipuk, Ikawangi merupakan sebagai duta budaya bagi Banyuwangi. Ikawangi bisa menjadi penyambung lidah bagi daerah.
Baca Juga: APBD Kabupaten Pasuruan Menurun, Begini Penjelasan Pj Bupati
“Kenalkan budaya dan potensi Banyuwangi dengan baik. Sehingga mereka kenal dan ingin berkunjung dengan Banyuwangi,” ujarnya.
Selain itu, Ipuk juga berharap koneksitas warga asli di Banyuwangi ini bisa menjadi jejaring bisnis. Sehingga membuka peluang ekonomi bagi siapa saja.
“Manfaatkan untuk membangun relasi bisnis. Baik perdagangan ataupun jasa antar sesama,” imbuhnya.
Bupati Ipuk menyampaikan peran lainnya yakni membangun kultur kolaboratif dan inovatif. Namun, tetap menjaga diri dan mampu membuka potensi.
Baca Juga: Viral Video Emak-Emak di Ngawi Bawa Poster Gibran di Sekolah TK, Bukan Kampanye Cuma Ngefans
“Dunia perantauan jelas tidak sama dengan kampung halaman. Maka, harus membuka diri dengan pihak lain untuk berkolaborasi dan berinovasi,” katanya.
Bupati Ipuk juga berharap, Ikawangi bisa menjadi ikatan untuk membangun solidaritas sosial dan kemanusiaan antar sesama perantau. Saling menjadi penyemangat saat jauh dari kampung halaman.
“Saling tanyakan kabar dan saling bantu jika ada saudara yang sakit atau dalam kesusahan,” tegasnya. (rin/ian)






