Jombang (beritajatim.com) – Ribuan orang mengikuti jalan sehat ‘Mlaku Bareng AMIN’ yang digelar di Bundaran Ringin Contong Jombang, Minggu (12/11/2023). Sejak pagi peserta sudah memadati lokasi.
Mereka datang dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang. Mlaku Bareng AMIN ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh. Salah satunya adalah politikus PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang juga Mendes PDTT (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi) Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim.
Begitu pemberangkatan, ribuan peserta menyusuri rute yang telah dutentukan. Mereka juga memasukkan kupon bergambabar Anies Baswedan – Muhaimin Iskadar (AMIN). Nah, kupon itulah yang diundi guna mendapatkan hadiah.
Hadiah yang disiapkan panitia benar-benar menarik. Di antaranya, sepeda listrik, kulkas, sepeda motor listrik serta hadiah utama berupa paket umrah. “Saya bawa 10 kupon, mudah-mudahan dapat hadiah,” ujar Siti, salah satu peserta.
Ketua DPC PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Jombang, Hadi Atmaji mengucapkan terima kasih atas kehadiran ribuan peserta dalam ‘Mlaku Bareng AMIN’. Menurutnya, jalan sehat ini merupakan bagian dari sosialisasi paling murah untuk mengenalkan pasangan AMIN yang diusung koalisi Partai Nasdem, PKB dan PKS, dalam Pilpres 2024.
BACA JUGA: PKB Magetan Kenalkan Pasangan Amin Lewat Jalan Sehat
Dengan jalan sehat, tim pemenangan juga semakin mudah menyampaikan selebaran bergambar AMIN ke masyarakat. Walhasil, Mlaku Bareng AMIN di Jombang selalu membludak pesertanya. Hal itu terlihat dari 6 kali even yang telah dilaksanakan di berbagai lokasi.
Pertama di lapangan Jogoroto awal Oktober 2023. Dalam kegiatan itua da ribuan orang yang hadir. Berikutnya di wilayah Kecamatan Ploso, Gudo, Tembelang, Mojowarno dan terakhir kali di Bundaran Ringin Contong Jombang. “Semua acara peserta membludak,” lanjutnya.
Dia menjelaskan, jalan sehat seperti ini memang membutuhkan anggaran yang cukup besar. Per titik mencapai lebih dari Rp250 juta. “Namun, mobilisasi massa ini tetap lebih murah jika dibandingkan dengan teknik door to door,” pungkas Hadi. [suf]






